Film komedi Agak Laen 2: Menyala Pantiku! resmi mencetak sejarah baru di industri perfilman nasional. Sekuel dari film Agak Laen tersebut kini menjadi film dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang masa di Indonesia setelah menembus lebih dari 10,9 juta penonton di bioskop.

Berdasarkan data situs pemantau box office independen Cinepoint yang diakses pada Rabu (11/3), film produksi rumah produksi Imajinari itu telah mengumpulkan 10.980.141 penonton di seluruh jaringan bioskop nasional hingga Selasa (10/3).

Capaian tersebut diraih sekitar 103 hari sejak film mulai tayang pada 27 November 2025, sekaligus mengukuhkan popularitasnya sebagai fenomena baru di industri film Tanah Air.

Salip Rekor Avengers: Endgame

Dengan perolehan penonton tersebut, Agak Laen 2: Menyala Pantiku! berhasil menyalip rekor yang selama ini dipegang film superhero Marvel, Avengers: Endgame.

Film produksi Marvel Studios itu sebelumnya mencatat 10.976.338 penonton ketika dirilis di Indonesia pada 2019 dan bertahan di puncak box office nasional selama hampir tujuh tahun.

Keberhasilan film komedi lokal melampaui film blockbuster Hollywood tersebut menjadi momen penting bagi perfilman Indonesia. Untuk pertama kalinya dalam sejarah modern box office nasional, film produksi dalam negeri berhasil memimpin daftar penonton tertinggi sepanjang masa.

Pencapaian ini sekaligus menegaskan semakin kuatnya posisi film Indonesia di pasar domestik yang dalam beberapa tahun terakhir mulai didominasi karya lokal.

Mengungguli Film Indonesia Terlaris Sebelumnya

Sebelum rekor ini tercipta, posisi film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak pernah dipegang oleh film horor fenomenal KKN di Desa Penari yang meraih 10.061.033 penonton.

Rekor tersebut kemudian sempat dilampaui oleh film animasi keluarga Jumbo yang mencatat sekitar 10.233.002 penonton.

Kini, Agak Laen 2: Menyala Pantiku! melesat jauh dengan menembus angka hampir 11 juta penonton. Dengan film yang masih diputar di sejumlah bioskop, jumlah penonton diperkirakan masih berpotensi bertambah.

Dari sisi durasi penayangan, film ini juga menunjukkan performa kuat. Dengan masa tayang lebih dari 100 hari, film tersebut bahkan melampaui masa edar KKN di Desa Penari yang sebelumnya bertahan sekitar 90 hari di bioskop.

Kisah Komedi Penyamaran di Panti Jompo

Film ini kembali menghadirkan kuartet komika populer Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga yang sebelumnya sukses lewat film pertama Agak Laen.

Dalam sekuelnya, keempat karakter tersebut diceritakan beralih profesi menjadi detektif yang kerap gagal memecahkan kasus.

Mereka kemudian mendapat kesempatan terakhir untuk membuktikan kemampuan dengan menjalankan misi penyamaran di sebuah panti jompo misterius. Target mereka adalah seorang buronan kasus pembunuhan yang diduga bersembunyi di antara para penghuni lansia di tempat tersebut.

Alih-alih berjalan mulus, misi penyamaran itu justru memicu berbagai kekacauan dan situasi komedi absurd yang menjadi ciri khas film ini.

Didukung Deretan Aktor Senior

Selain empat komika utama, film ini juga diperkuat sejumlah aktor dan aktris ternama. Di antaranya Ariyo Wahab, Priska Baru Segu, Boah Sartika, Chew Kin Wah, Jajang C. Noer, Jarwo Kwat, Egi Fedly, dan Tissa Biani.

Kombinasi komedi situasi, dialog khas para komika, serta dukungan pemain lintas generasi membuat film ini mampu menjangkau penonton dari berbagai kalangan.

Dengan jumlah penonton yang masih terus bergerak naik, Agak Laen 2: Menyala Pantiku! kini tak hanya menjadi fenomena komedi box office, tetapi juga penanda era baru dominasi film Indonesia di pasar bioskop domestik.