Universitas Gadjah Mada (UGM) tetap menjadi salah satu perguruan tinggi negeri favorit dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Namun, di balik ketatnya persaingan masuk kampus ini, terdapat sejumlah program studi jenjang Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4) yang tercatat memiliki peminat relatif sedikit, sehingga dinilai dapat menjadi peluang lebih besar bagi peserta SNBP 2026 untuk lolos seleksi.
UGM yang berlokasi di Yogyakarta dikenal memiliki reputasi akademik kuat serta daya saing lulusan yang tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Baca Juga: Cek Daya Tampung SNBP dan SNBT 2026 di Universitas Brawijaya, Fakultas Favorit Kuotanya Segini
Dalam pemeringkatan global, UGM menempati peringkat 224 dunia pada QS World University Rankings 2026 serta peringkat 82 dunia dalam THE Impact Rankings 2025, yang menilai kontribusi universitas terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Meski berstatus sebagai kampus favorit, data Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi menunjukkan tidak semua program studi di UGM memiliki tingkat persaingan tinggi. Sejumlah jurusan justru mencatat jumlah peminat yang relatif rendah pada jalur SNBP.
Acuan Data Peminat SNBP 2025
Berdasarkan data peminat jalur SNBP 2025 yang dirilis melalui laman resmi SNPMB Indonesia, berikut 20 jurusan D4 dan S1 di UGM dengan jumlah peminat paling sedikit.
Data ini kerap dijadikan referensi awal oleh calon peserta SNBP, meskipun daya tampung resmi SNBP 2026 hingga kini belum diumumkan.
Daftar Jurusan D4 UGM Sepi Peminat
- Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar: 74 peminat
- Pengembangan Produk Agroindustri: 127 peminat
- Teknologi Rekayasa Pelaksanaan Bangunan Sipil: 132 peminat
- Pengelolaan Hutan: 136 peminat
- Manajemen dan Penilaian Properti: 150 peminat
- Teknologi Rekayasa Mesin: 151 peminat
- Bahasa Inggris (D4): 153 peminat
- Teknologi Rekayasa Elektro: 160 peminat
- Teknologi Veteriner: 161 peminat
Daftar Jurusan S1 UGM Sepi Peminat
- Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian: 94 peminat
- Bahasa dan Sastra Prancis: 101 peminat
- Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa: 106 peminat
- Teknik Sumber Daya Air: 106 peminat
- Manajemen Sumberdaya Akuatik (Perikanan): 110 peminat
- Akuakultur (Budidaya Perikanan): 118 peminat
- Teknologi Hasil Perikanan: 138 peminat
- Mikrobiologi Pertanian: 141 peminat
- Agronomi: 148 peminat
- Sejarah: 148 peminat
- Fisika: 149 peminat
Baca Juga: Cara Cek Daya Tampung SNBP 2026 Secara Online, Ini Link Resmi dan Tahapannya
Peluang Masuk SNBP 2026
SNBP merupakan jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang menilai prestasi akademik dan nonakademik siswa selama di sekolah, tanpa melalui tes tertulis. Oleh karena itu, tingkat persaingan pada jalur ini sangat dipengaruhi oleh jumlah peminat di masing-masing program studi.
Jurusan dengan peminat relatif rendah dinilai memiliki tingkat persaingan yang lebih longgar dibandingkan program studi favorit. Meski disebut sepi peminat, jurusan-jurusan tersebut tetap memiliki prospek akademik dan karier yang spesifik, terutama di bidang pertanian, kehutanan, perikanan, teknik terapan, kebudayaan, hingga sains dasar.
Baca Juga: Jelang SNBP 2026, Cek Besaran UKT di UI, UGM, ITB, IPB, dan Unair
Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) mengimbau calon peserta SNBP 2026 untuk tetap mempertimbangkan minat, kemampuan akademik, serta rekam jejak prestasi dalam memilih program studi, bukan semata-mata melihat peluang dari jumlah peminat.
Informasi resmi terkait jadwal, kuota, serta ketentuan pendaftaran SNBP 2026 dapat dipantau secara berkala melalui laman snpmb.id.
Ikuti Ihram.co.id
