— aulo Ricardo Ferreira, bek tengah anyar Persija Jakarta, telah resmi dikontrak untuk memperkuat skuad Macan Kemayoran pada paruh musim Liga 1 2025/2026.

Namun demikian, di balik statusnya sebagai pemain berpengalaman, Paulo Ricardo tercatat memiliki riwayat cedera yang perlu dicermati menjelang debutnya bersama Persija.

Catatan kebugaran tersebut menjadi salah satu aspek penting yang akan dipantau tim pelatih dalam proses adaptasinya di kompetisi domestik.

Riwayat Cedera

Berdasarkan data sejarah cedera dari Transfermarkt, saat membela FC Sion, Paulo Ricardo mengalami cedera sebanyak 3 kali sejak 2016 hingga 2018. Waktu membela Kuopion Palloseura sang pemain cedera satu kali.

Pada tahun 2016, Paulo Ricardo mengalami cedera yang membuatnya menepi selama 23 hari dalam rentang waktu 3 hingga 25 November.

Lalu pada tahun 2017, Paulo Ricardo kembali mengalami cedera yang tidak diketahui oleh Transfermarkt dengan penyembuhan selama 7 hari dalam rentang waktu 7 hingga 13 September.

Di tahun 2018 Paulo Ricardo kembali mengalami cedera yang tidak diketahui dan membuatnya menepi selama 16 hari dalam rentang waktu 21 Februari hingga 8 Maret 2018.

Waktu membela klub Finlandia bernama Kuopion Palloseura, Paulo Ricardo kembali mengalami cedera kali ini pada bagian bahu pada pertengahan tahun 2022 saat masih memperkuat

Cedera ini membuatnya harus menepi selama sekitar 19 hari, absen dari empat pertandingan tim di periode tersebut.

Cedera bahu ini tercatat terjadi antara 15 Juli 2022 hingga 2 Agustus 2022, ketika Ricardo masih berstatus pemain KuPS di kompetisi domestik Finlandia.

Tes Medis di Persija

Bek berusia 31 tahun tersebut telah menyelesaikan tes medis di Jakarta pada Rabu, 21 Januari 2026, sebagai bagian dari proses finalisasi kontrak dengan klub ibu kota.

Kepastian kedatangannya sebagai pemain Persija diumumkan oleh klub melalui konfirmasi resmi pada Kamis (22/1/2026), menandakan bahwa Ricardo telah dinyatakan fit secara medis dan siap bersaing di Liga 1 musim 2025/2026.

Rekam Jejak Karier Paulo Ricardo

Paulo Ricardo lahir pada 13 Juni 1994 dan memiliki postur tubuh ideal untuk posisi bek tengah dengan tinggi sekitar 186 cm. Ia memulai karier profesionalnya di Brasil bersama Santos FC, kemudian berkelana ke Eropa dengan membela klub Swiss, FC Sion.

Puncak pengalaman Eropanya terjadi ketika ia bermain untuk KuPS di kompetisi antarklub UEFA Conference League musim 2025/2026.

Dalam kompetisi tersebut, Ricardo sempat berhadapan dengan tim-tim seperti Breidablik Kopavogur (Islandia), Slovan Bratislava (Slovakia), FC Lausanne-Sport (Swiss), dan Crystal Palace (Inggris).

Selain Eropa, Ricardo juga sempat bermain di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, memperkaya pengalamannya menghadapi berbagai gaya permainan di level internasional.

Kesiapan Hadapi Liga 1 Indonesia

Kepindahan Paulo Ricardo ke Persija Jakarta merupakan bagian dari upaya klub memperkuat lini pertahanan di paruh musim Liga 1 2025/2026.

Dengan pengalaman yang dimilikinya serta status medis yang kini dinyatakan fit, Ricardo diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi tim di sisa kompetisi.

Selain Ricardo, Persija juga telah mendatangkan pemain lain seperti Fajar Fathurrahman dan Alaaeddine Ajaraie untuk meningkatkan kedalaman skuad.

Meskipun memiliki riwayat cedera di masa lalu, pengalaman luas dan jam terbang tinggi di berbagai kompetisi menjadi faktor yang diharapkan dapat mengimbangi segala tantangan di Liga Indonesia.