Adhyaksa FC Banten mengalihkan fokus sepenuhnya pada dua laga sisa babak ketiga Grup 1 Pegadaian Championship 2025/26 untuk mengamankan posisi di puncak klasemen. Keputusan ini diambil tim asuhan Ade Suhendra setelah menelan kekalahan 1-3 saat bertandang ke markas FC Bekasi City pada Sabtu (18/4) lalu.

Meski baru saja kehilangan poin, Adhyaksa FC Banten masih memimpin klasemen sementara dengan perolehan 47 poin. Tim berjuluk The Prosecutors tersebut saat ini hanya unggul tipis satu angka dari Garudayaksa FC yang menguntit di posisi kedua klasemen Grup 1.

Kondisi Tim dan Evaluasi Pasca-Kekalahan

Pemain senior Adhyaksa FC, Hasim Kipuw, menegaskan bahwa skuat dalam kondisi kondusif meskipun baru saja menerima hasil negatif di Bekasi. Menurutnya, para pemain tidak terpengaruh secara psikologis dan sudah melupakan kegagalan meraih poin pada pertandingan sebelumnya.

“Alhamdulillah situasi tim saat ini kondusif dan kami sudah melupakan apa yang sudah terjadi kemarin (melawan Bekasi City),” kata Kipuw mengacu pada informasi yang dipublikasikan melalui laman resmi Liga Indonesia Baru.

Kendati suasana tim tetap positif, mantan bek Timnas U-23 di SEA Games 2011 tersebut mengakui adanya sejumlah celah permainan yang perlu diperbaiki. Evaluasi dilakukan secara mendalam agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi pada dua pertandingan krusial mendatang.

“Tapi memang ada banyak kekurangan yang harus diperbaiki agar pertandingan berikutnya tidak terulang lagi,” sambung Hasim Kipuw mengenai kesiapan teknis tim.

Persaingan di Puncak Klasemen Grup 1

Persaingan menuju tangga juara Grup 1 semakin memanas seiring mendekatnya akhir kompetisi dengan melibatkan Garudayaksa FC dan FC Bekasi City. Hasim Kipuw menilai dinamika perebutan posisi di klasemen merupakan hal yang lumrah terjadi dalam tensi kompetisi sepak bola yang tinggi.

“Kalau menurut saya pribadi tidak ada masalah dengan persaingan antar tim karena dalam sebuah kompetisi hal seperti itu normal,” ujar Kipuw menanggapi peta persaingan di grup tersebut.

Kini, skuat Adhyaksa FC Banten memilih untuk mencurahkan seluruh konsentrasi pada persiapan internal guna menyapu bersih kemenangan di laga tersisa. Kemenangan menjadi target utama bagi tim besutan Ade Suhendra untuk memastikan posisi mereka tidak tergeser oleh para pesaing terdekat.

“Sekarang tinggal bagaimana kami bisa fokus untuk bisa memenangkan pertandingan kami di depan,” pungkas Kipuw.