— Arsenal menghadapi dilema besar di lini serang menjelang pertandingan krusial melawan Manchester United setelah performa Viktor Gyokeres dinilai terus menurun. Penyerang yang didatangkan dengan mahar £64 juta tersebut menjadi sorotan tajam setelah gagal memberikan kontribusi maksimal dalam beberapa laga terakhir di Premier League.

Hingga pekan ke-20, Gyokeres tercatat baru mencetak lima gol di kompetisi domestik. Penampilan terbarunya saat Arsenal ditahan imbang 0-0 oleh Nottingham Forest memicu kritik dari sejumlah pengamat sepak bola, termasuk legenda timnas Inggris, Alan Shearer dan Micah Richards.

Kritik Alan Shearer Terhadap Fisik Viktor Gyokeres

Alan Shearer secara terbuka menyatakan kekecewaannya terhadap performa Gyokeres yang dinilai kehilangan agresivitas. Shearer menyoroti momen spesifik saat penyerang berusia 27 tahun itu gagal memenangkan duel satu lawan satu dengan bek Nottingham Forest.

“Saya pikir Gyokeres mengecewakan, dia tidak memberikan cukup kontribusi. Saya benar-benar terkejut bagaimana dia membiarkan bek mengendalikan situasi,” tegas Shearer mengacu pada ketidakmampuan Gyokeres dalam mempertahankan bola.

Kelemahan fisik ini menjadi kekhawatiran besar mengingat Arsenal akan menghadapi lini belakang Manchester United. Dengan catatan statistik kemenangan duel (duels won) yang rendah dibandingkan striker top lainnya di Premier League, Gyokeres diprediksi akan kesulitan menghadapi bek agresif seperti Lisandro Martinez yang dikenal dominan dalam duel fisik.

Desakan Mencadangkan Gyokeres dan Memainkan Gabriel Jesus

Mantan bek Manchester City, Micah Richards, menyarankan Mikel Arteta untuk segera melakukan rotasi di lini depan. Richards menilai performa Gyokeres saat ini menunjukkan hilangnya rasa percaya diri atau kendala adaptasi dengan intensitas Premier League.

“Arteta terus memberi kepercayaan kepada Gyokeres. Saya tidak tahu apakah dia kurang percaya diri atau masih beradaptasi dengan Premier League. Dia pernah bermain di Championship, tapi Premier League adalah level yang sangat berbeda,” jelas Richards dalam podcast The Rest is Football.

Richards mendesak agar Gabriel Jesus diberikan kesempatan sebagai starter saat menjamu Manchester United di Emirates Stadium. Pengalaman dan mobilitas Jesus dianggap lebih mampu memberikan dampak nyata dalam pertandingan besar dibandingkan Gyokeres yang ditarik keluar pada menit ke-60 saat melawan Forest.

Perbandingan Kontribusi di Lini Serang

Meski sempat mencetak gol pada kemenangan Arsenal atas Chelsea di semifinal Carabao Cup, kontribusi Gyokeres di liga dianggap tidak konsisten. Richards menyebut bahwa kekuatan utama Gyokeres musim lalu, yaitu lari menusuk ke belakang garis pertahanan, kini hampir tidak terlihat.

“Dia tidak melakukan hal yang sama sekarang, dan itu yang membuat saya khawatir. Mungkin dia butuh beberapa laga di luar tim untuk mengembalikan kepercayaan dirinya,” tambah Richards. Saat ini, Gabriel Jesus dan Kai Havertz dilaporkan dalam kondisi bugar dan siap menjadi opsi utama bagi Arteta.

Kritik dan analisis mengenai performa lini depan Arsenal serta saran rotasi pemain menjelang laga kontra Manchester United ini disampaikan oleh para pengamat sepak bola melalui kanal The Rest is Football sebagaimana dilansir oleh Metro.uk dan Suara.com.