Ihram.co.id — Mantan wasit Liga Inggris, Mark Halsey, memberikan kritik tajam terhadap keputusan perangkat pertandingan yang tidak memberikan kartu merah kepada bek Manchester United, Diogo Dalot. Halsey menilai tekel yang dilakukan pemain asal Portugal tersebut terhadap penyerang Manchester City, Jeremy Doku, masuk dalam kategori pelanggaran serius yang membahayakan keselamatan lawan.
Insiden tersebut terjadi dalam laga Derby Manchester, di mana Dalot melakukan terjangan yang mengenai kaki Doku. Meski ditinjau melalui Video Assistant Referee (VAR), wasit di lapangan tetap tidak memberikan sanksi kartu merah, sebuah keputusan yang kemudian memicu kontroversi di kalangan pengamat sepak bola dan penggemar.
Analisis Teknis Berdasarkan Laws of the Game
Halsey membedah insiden tersebut dengan merujuk pada Laws of the Game FIFA terbaru, khususnya mengenai kriteria serious foul play. Ia menyoroti dua elemen krusial dalam tekel Dalot, yakni titik kontak (point of contact) dan intensitas terjangan yang dianggap telah melampaui batas kewajaran dalam perebutan bola.
Berdasarkan pengamatannya, titik kontak tekel Dalot berada di area sensitif di atas pergelangan kaki Doku. Dalam regulasi disiplin pemain, kontak dengan stud atau pul sepatu di area tersebut dengan kaki yang lurus (straight leg) umumnya berujung pada pengusiran pemain dari lapangan.
Intensitas dan Risiko Keselamatan Pemain
Halsey menjelaskan bahwa intensitas tekel tersebut menunjukkan adanya tenaga berlebihan yang membahayakan lawan. Menurutnya, ketika seorang pemain melompat atau meluncur dengan kedua kaki atau satu kaki yang terangkat tinggi dan mengenai lawan dengan tenaga besar, wasit tidak memiliki pilihan lain selain mengeluarkan kartu merah.
Ia menyatakan bahwa dalih perebutan bola tidak bisa menjadi pembenaran jika cara yang dilakukan membahayakan fisik pemain lain. Halsey menyayangkan kegagalan VAR dalam mengintervensi keputusan tersebut untuk menyarankan peninjauan ulang di monitor pinggir lapangan (Pitchside Monitor).
Penjelasan Pihak Premier League Terkait Keputusan Wasit
Di sisi lain, terdapat laporan mengenai alasan mengapa kartu merah tidak diberikan dalam situasi tersebut. Mengacu pada informasi yang dipublikasikan mengenai standar operasional VAR, keputusan tidak memberikan kartu merah diambil karena intensitas tekel dianggap belum mencapai ambang batas “kekuatan brutal” yang diperlukan untuk mengubah keputusan wasit di lapangan.
Pertimbangan lain yang muncul adalah arah terjangan dan fakta bahwa sebagian kontak dianggap masih mengenai bola sebelum menghantam kaki lawan. Perbedaan interpretasi antara wasit di lapangan dengan analis seperti Mark Halsey ini menjadi sorotan utama dalam evaluasi kinerja wasit pada pekan pertandingan tersebut.
Informasi mengenai analisis pertandingan dan pernyataan eks wasit Mark Halsey ini dihimpun dari laporan media olahraga ihram.co.id dan detik.com terkait evaluasi Derby Manchester.
Ikuti Ihram.co.id
