Ihram.co.id — Barcelona akan melakoni laga krusial menghadapi Newcastle United pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Selasa (10/3/2026) malam WIB, di St James’ Park. Namun, tim asuhan Hansi Flick ini menghadapi tantangan tambahan karena empat pemain kuncinya berada di ambang sanksi akumulasi kartu kuning.
Keempat pemain yang terancam hukuman larangan bermain satu pertandingan di leg kedua adalah Lamine Yamal, Fermin Lopez, Marc Casado, dan Gerard Martin. Sanksi ini akan berlaku jika mereka menerima kartu kuning dalam pertandingan melawan Newcastle nanti. Situasi ini menjadi perhatian serius bagi Barcelona, mengingat mereka juga tengah dilanda badai cedera yang membuat beberapa pemain penting absen.
Daftar Pemain Barcelona yang Terancam Sanksi
Lamine Yamal, pemain muda sensasional, tercatat telah mengoleksi empat kartu kuning di Liga Champions musim ini. Sebelumnya, ia sempat absen dalam pertandingan melawan SK Slavia Prague akibat akumulasi tiga kartu kuning, dan kembali mendapatkan kartu kuning keempatnya saat menghadapi FC Copenhagen. Situasi serupa juga dihadapi oleh Fermin Lopez, Marc Casado, dan Gerard Martin, yang masing-masing telah mengumpulkan dua kartu kuning di kompetisi yang sama musim ini.
Jika salah satu dari keempat pemain ini mendapatkan kartu kuning dalam pertandingan leg pertama melawan Newcastle, mereka dipastikan akan absen pada leg kedua yang akan digelar di Spotify Camp Nou. Keputusan UEFA mengenai akumulasi kartu kuning dalam format baru Liga Champions memang semakin ketat.
Dengan delapan pertandingan di fase grup dan potensi dua pertandingan tambahan di babak playoff, risiko sanksi bagi pemain semakin meningkat. Aturan UEFA menyatakan bahwa pemain akan diskors setelah mengumpulkan tiga kartu kuning, dan setiap kartu kuning ganjil berikutnya (kelima, ketujuh, kesembilan) juga akan memicu sanksi.
Konteks Pertandingan dan Absensi Pemain
Pertandingan melawan Newcastle United ini sangat penting bagi Barcelona dalam upaya mereka lolos ke perempat final Liga Champions. Namun, Barcelona harus menghadapi laga ini dengan sejumlah pemain yang absen akibat cedera, termasuk Jules Kounde, Alejandro Balde, Andreas Christensen, Frenkie de Jong, dan Gavi. Meskipun Gavi telah melakukan perjalanan bersama tim ke Inggris, ia belum mendapatkan izin medis penuh untuk bermain.
Manajer Hansi Flick dituntut untuk cermat dalam mengatur strategi dan rotasi pemain, mengingat pentingnya pertandingan ini dan risiko kehilangan pemain kunci akibat akumulasi kartu. Kehilangan salah satu dari empat pemain tersebut di leg kedua akan menjadi pukulan telak bagi Barcelona, terutama dengan minimnya opsi pemain yang tersedia akibat cedera.
Situasi Kartu Kuning Newcastle United
Tidak hanya Barcelona, Newcastle United juga memiliki beberapa pemain yang berisiko terkena sanksi akumulasi kartu kuning. Menurut laporan, Dan Burn dan Joelinton adalah dua pemain Newcastle yang terancam sanksi jika mereka mendapatkan kartu kuning dalam pertandingan leg pertama.
Keduanya diprediksi akan menjadi starter dalam laga ini, sehingga kartu kuning yang mereka terima akan sangat memengaruhi komposisi tim asuhan Eddie Howe di pertandingan berikutnya.
Baik Barcelona maupun Newcastle United sama-sama berusaha mengelola situasi kartu kuning ini dengan hati-hati. Absennya pemain karena akumulasi kartu dapat memberikan dampak langsung pada hasil pertandingan dan strategi tim di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa ini.
Format Baru Liga Champions dan Dampaknya
Perubahan format Liga Champions musim ini, dengan penambahan jumlah pertandingan di fase grup, memang meningkatkan risiko pemain mendapatkan kartu kuning. Aturan UEFA yang baru menetapkan bahwa akumulasi kartu kuning menjadi lebih krusial.
Sanksi skorsing berlaku setelah tiga kartu kuning, dan berlanjut pada kartu kuning ganjil berikutnya. Semua akumulasi kartu kuning akan berakhir setelah babak perempat final, sehingga tidak terbawa ke semifinal.
Dengan demikian, pertandingan leg pertama antara Newcastle United dan Barcelona ini tidak hanya menjadi ajang perebutan tiket ke babak selanjutnya, tetapi juga menjadi momen penting bagi para pemain untuk bermain disiplin demi menghindari akumulasi kartu yang dapat berujung pada absennya mereka di pertandingan krusial berikutnya.
Ikuti Ihram.co.id
