Ihram.co.id — Serial anime Jujutsu Kaisen resmi memasuki babak baru yang lebih gelap melalui penayangan Season 3 pada Januari 2026. Fokus utama cerita kali ini terletak pada sebuah peristiwa besar bernama Game Pemusnahan atau Culling Game.
Banyak penggemar mulai bertanya-tanya mengenai sistem permainan yang kompleks ini setelah menyaksikan episode perdana di platform Crunchyroll.
Apa itu Culling Game Jujutsu Kaisen dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Melansir laporan dari laman Wikipedia.org, Culling Game merupakan ritual maut berbentuk battle royale yang dirancang oleh penyihir kuno bernama Kenjaku.
Permainan ini melibatkan ribuan peserta yang terdiri dari penyihir modern, penyihir era kuno yang dibangkitkan, hingga manusia biasa yang baru mendapatkan kekuatan. Kenjaku mengatur permainan ini di dalam sepuluh koloni yang tersebar di seluruh penjuru Jepang.
Peserta yang terjebak di dalam koloni tidak dapat keluar kecuali mereka mampu mengubah aturan permainan.
Mengutip dari ScreenRant.com, setiap koloni dikelilingi oleh tirai pelindung atau barrier yang mengisolasi peserta dari dunia luar. Tujuan utama dari kekacauan ini adalah mengumpulkan energi terkutuk dalam jumlah besar dari pertarungan para peserta.
Daftar Aturan Culling Game yang Harus Dipatuhi Peserta

Sistem permainan ini memiliki aturan yang sangat ketat dan mengikat secara gaib. Ada delapan aturan dasar yang muncul sejak awal permainan dimulai.
Kewajiban Pendaftaran dan Konsekuensi Pelanggaran
Aturan pertama mewajibkan setiap peserta yang baru membangkitkan teknik terkutuk untuk mendaftarkan diri. Mereka harus menyatakan partisipasi di salah satu koloni pilihan dalam kurun waktu 19 hari. Jika seorang peserta gagal memenuhi tenggat waktu ini, mereka akan menghadapi hukuman berupa pencabutan teknik terkutuk.
Berdasarkan penjelasan teknis dari Crunchyroll, pencabutan teknik ini secara otomatis menyebabkan kematian bagi pemiliknya.
Hal ini terjadi karena proses pemindahan paksa teknik tersebut mengganggu fungsi otak secara permanen. Selain itu, warga sipil atau non-peserta yang melintasi tirai koloni akan langsung dianggap sebagai peserta resmi dan terikat pada aturan yang sama.
Sistem Poin dan Mekanisme Penambahan Aturan Baru
Peserta mengumpulkan skor dengan cara menghabisi nyawa lawan di dalam koloni. Mengutip laporan dari The Comic Book Resources (CBR), sistem poin ditentukan oleh entitas asisten bernama Kogane.
Standar perolehan skor adalah lima poin untuk kategori penyihir dan satu poin untuk non-penyihir atau manusia biasa.
Keunikan dari Culling Game terletak pada fleksibilitas hukum di dalamnya. Peserta yang berhasil mengumpulkan 100 poin dapat menggunakan skor tersebut untuk bernegosiasi dengan game master.
Mereka berhak menambahkan satu aturan baru yang akan berlaku secara permanen bagi seluruh peserta di semua koloni.
Bagaimana Aturan Baru Disahkan oleh Game Master?
Meskipun peserta memiliki kebebasan menambah regulasi, terdapat batasan yang harus dipatuhi. Game master wajib menerima usulan aturan baru tersebut selama tidak mengganggu kelangsungan jangka panjang Game Pemusnahan. Fokus utama dari sistem ini tetap pada efisiensi pengumpulan energi terkutuk.
Aturan terakhir menuntut aktivitas konstan dari setiap pemain. Peserta yang tidak mendapatkan skor dalam waktu 19 hari, baik setelah pendaftaran maupun setelah memperoleh poin terakhir, akan dianggap melanggar komitmen. Akibatnya, mereka akan menghadapi eksekusi melalui pencabutan teknik terkutuk, sama seperti pelanggaran pada aturan pertama.
Mengapa Kenjaku Membuat Culling Game?

Tujuan akhir Kenjaku bukan sekadar melihat para penyihir bertarung hingga mati. Kenjaku ingin memicu evolusi umat manusia dengan cara menggabungkan seluruh penduduk Jepang dengan entitas bernama Master Tengen.
Ritual ini memerlukan energi terkutuk yang sangat murni dan masif hasil dari kematian para peserta di dalam koloni.
Para tokoh utama seperti Yuji Itadori dan Megumi Fushiguro masuk ke dalam permainan ini dengan misi penyelamatan. Mereka berusaha membebaskan Satoru Gojo yang tersegel dan melindungi Tsumiki Fushiguro agar tidak menjadi korban. Season 3 omo akan membagi cerita ini menjadi dua bagian atau cour untuk mencakup seluruh konflik yang terjadi.
Kapan Season 3 Menayangkan Kelanjutan Culling Game?
Studio MAPPA telah merilis episode pertama dan kedua Jujutsu Kaisen Season 3 pada 8 Januari 2026 secara bersamaan. Penggemar dapat menyaksikan perkembangan strategi Yuji dan kawan-kawan setiap minggu di layanan streaming resmi. Musim ini akan menjadi salah satu adaptasi paling brutal karena banyaknya karakter penting yang terlibat dalam pertarungan hidup dan mati.
Ikuti Ihram.co.id
