Ihram.co.id — Arsenal telah mengukir sejarah dalam kompetisi Liga Champions musim 2025/2026 dengan meraih rekor kemenangan sempurna di fase liga. Tim asuhan Mikel Arteta ini berhasil memenangkan ketujuh pertandingan yang telah mereka jalani, sebuah pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi klub di era format baru kompetisi tersebut.
Kesempurnaan Arsenal di fase liga Liga Champions musim ini tidak hanya menjadi sorotan, tetapi juga menjadi bukti nyata perkembangan signifikan tim di bawah kepemimpinan Arteta. Dengan skuad yang penuh talenta dan kedalaman yang mumpuni, Arsenal menunjukkan keseimbangan, kedalaman skuad, dan taktik yang jelas, yang memungkinkan mereka mempertahankan performa impresif di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Performa Dominan di Fase Liga
Hingga Selasa (28/1/2026), Arsenal memimpin klasemen liga dengan raihan 21 poin dari tujuh pertandingan, mencatatkan tujuh kemenangan, tanpa hasil imbang maupun kekalahan. Tim berjuluk The Gunners ini berhasil mencetak 18 gol dan hanya kebobolan satu gol, menunjukkan dominasi yang luar biasa di fase ini. Tren positif ini melanjutkan momentum mereka dari musim sebelumnya, di mana mereka mencapai semifinal Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2008/2009, meskipun akhirnya tersingkir oleh Paris Saint-Germain.
Kesempurnaan ini menempatkan Arsenal sebagai salah satu tim unggulan untuk melaju lebih jauh di fase gugur. Performa mereka telah menarik perhatian para pengamat sepak bola dan rumah taruhan, yang kini melihat Arsenal sebagai salah satu kandidat kuat juara Liga Champions musim ini.
Format Baru Liga Champions dan Tantangan ke Depan
Musim 2025/2026 menandai musim kedua penggunaan format baru Liga Champions yang melibatkan 36 tim. Setiap tim memainkan delapan pertandingan melawan delapan lawan yang berbeda, empat di kandang dan empat tandang. Delapan tim teratas dalam klasemen liga akan lolos otomatis ke babak 16 besar, sementara tim yang finis di peringkat 9 hingga 24 akan bertanding di babak playoff untuk memperebutkan delapan tiket tersisa.
Meskipun telah mencapai kesempurnaan di fase liga, tantangan sebenarnya bagi Arsenal baru akan dimulai di babak gugur. Sejarah menunjukkan bahwa performa di fase grup tidak selalu menjamin kesuksesan di fase knockout, di mana tekanan dan kualitas lawan cenderung meningkat.
Kekuatan Skuad dan Taktik Arteta
Keberhasilan Arsenal tidak lepas dari kekuatan skuad yang dibangun oleh Mikel Arteta. Keseimbangan antara lini serang yang tajam dan pertahanan yang solid menjadi kunci performa impresif mereka. Para pemain kunci seperti William Saliba dan Gabriel telah menjadi pilar penting dalam pertahanan tim. Selain itu, kedalaman skuad memungkinkan Arteta untuk melakukan rotasi pemain tanpa mengorbankan kualitas permainan, terutama saat harus bersaing di berbagai kompetisi.
Arteta sendiri telah membuktikan kemampuannya dalam meracik strategi yang efektif untuk menghadapi tim-tim kuat Eropa. Pengalaman musim lalu yang mencapai semifinal memberikan pelajaran berharga bagi tim untuk menghadapi pertandingan-pertandingan krusial di fase gugur.
Potensi Lawan di Babak Gugur
Dengan posisi puncak klasemen liga yang hampir pasti mereka raih, Arsenal berpeluang menghadapi lawan-lawan tangguh di babak 16 besar. Berdasarkan klasemen sementara, Arsenal berpotensi bertemu dengan tim-tim seperti Galatasaray, Qarabag, Juventus, atau Borussia Dortmund.
Namun, sebelum melangkah ke babak 16 besar, Arsenal masih harus menyelesaikan satu pertandingan terakhir di fase liga melawan Kairat. Kemenangan di pertandingan ini akan memastikan rekor sempurna mereka tetap terjaga hingga akhir fase liga, memberikan modal psikologis yang berharga untuk menghadapi fase knockout yang lebih menantang.
Ikuti Ihram.co.id
