— Arsenal akan kembali menghadapi Sunderland di kandang mereka, Emirates Stadium, pada Minggu (8/2) dini hari WIB. Pertandingan lanjutan Liga Inggris ini menjadi krusial bagi The Gunners untuk mempertahankan posisi puncak klasemen yang tengah mereka incar.

Performa Arsenal menunjukkan peningkatan signifikan setelah sempat melewati periode yang kurang meyakinkan. Setelah mengalami tiga laga tanpa kemenangan di liga, termasuk dua pertandingan tanpa mencetak gol, tim asuhan Mikel Arteta berhasil bangkit dengan kemenangan telak 4-0 atas Leeds United pekan lalu. Kemenangan ini semakin terasa impresif mengingat absennya dua pemain kunci, Mikel Merino yang cedera dan Bukayo Saka yang mengalami masalah saat pemanasan.

Hasil positif tersebut, ditambah kekalahan mengejutkan Aston Villa dari Brentford dan hasil imbang Manchester City melawan Tottenham, membuat Arsenal kini unggul enam poin di puncak klasemen Liga Inggris. Peluang meraih empat gelar musim ini pun masih terbuka lebar, terlebih setelah mereka berhasil melaju ke final Piala Liga mengalahkan Chelsea.

Rekor Kandang Arsenal yang Mengesankan

Kemenangan atas Leeds United pekan lalu juga mencatatkan rekor baru bagi Arsenal. Mereka kini tidak terkalahkan dalam 43 laga kandang di Liga Inggris melawan tim promosi, sebuah rekor terpanjang sejak kompetisi bergulir pada 1992, menyamai catatan Chelsea antara tahun 2001 hingga 2015. Catatan ini menjadi modal berharga saat menjamu Sunderland.

Di sisi lain, Sunderland datang ke London dengan ambisi mereka sendiri. Setelah melewati periode Natal yang sulit dengan lima laga tanpa kemenangan, The Black Cats perlahan menunjukkan performa yang menjanjikan. Mereka berhasil memenangi tiga dari empat pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk kemenangan 3-0 atas Burnley pekan lalu. Gol dari Habib Diarra, Chemsdine Talbi, dan gol bunuh diri Axel Tuanzebe membawa tim asuhan Regis Le Bris ini naik ke peringkat kedelapan klasemen. Sunderland hanya terpaut tiga poin dari posisi keenam dan lima poin dari zona empat besar.

Tantangan Tandang Sunderland

Meskipun demikian, performa tandang Sunderland masih menjadi pekerjaan rumah besar. Mereka belum pernah meraih kemenangan dalam tujuh laga tandang terakhir di Premier League sejak terakhir kali mengejutkan Chelsea pada Oktober lalu. Jika mampu meraih poin penuh di Emirates Stadium, Sunderland akan mencetak sejarah sebagai tim promosi pertama yang mampu mengalahkan Arsenal dan Chelsea dalam satu musim.

Secara head-to-head, Arsenal memiliki rekor dominan atas Sunderland. Dalam 30 pertemuan terakhir, Arsenal tercatat memenangkan 20 pertandingan, sementara Sunderland hanya meraih 4 kemenangan, dan 11 pertandingan berakhir imbang. Pertemuan terakhir kedua tim pada November 2025 berakhir imbang 2-2. Namun, Sunderland belum pernah menang di kandang tim pemuncak klasemen sejak 1983.

Kondisi Tim dan Prediksi

Arsenal sendiri kembali dihantam masalah cedera. Mikel Merino berpotensi absen hingga akhir musim akibat cedera kaki, sementara Bukayo Saka diragukan tampil karena masalah pinggul. Kapten Martin Ødegaard juga sempat absen saat melawan Chelsea, namun Mikel Arteta optimistis sang kapten bisa pulih tepat waktu. Kai Havertz diprediksi kembali masuk starting XI setelah menjadi pahlawan di semifinal Piala Liga. Ia berpeluang berduet dengan Gabriel Jesus.

Di kubu Sunderland, Regis Le Bris menantang timnya untuk menunjukkan performa terbaik meski berstatus underdog. “Kami harus menunjukkan versi terbaik dari Sunderland dengan pola pikir underdog,” ujar Le Bris. Ia menambahkan, “Mereka bermain di level yang luar biasa. Mereka mengesankan di Premier League, luar biasa di Liga Champions. Mereka mungkin salah satu tim terbaik di Eropa saat ini, jadi ini tantangan yang sulit, tetapi juga tantangan yang menarik.”.

Para pengamat memprediksi Arsenal memiliki peluang lebih besar untuk meraih kemenangan di kandang. Dengan rekor kandang yang solid dan tekad untuk mempertahankan puncak klasemen, The Gunners diharapkan mampu mengamankan tiga poin penuh. Beberapa prediksi skor mengarah pada kemenangan Arsenal dengan selisih dua gol, misalnya skor 2-1 atau 3-1.