— Arsenal akan memulai langkah mereka dalam perburuan gelar Piala FA ke-15 dengan menjamu Wigan Athletic di Emirates Stadium pada Minggu (15/2/2026) pukul 23:30 WIB. Pertandingan putaran keempat ini menjadi ujian awal bagi The Gunners untuk membuktikan ambisi mereka di kompetisi tertua di Inggris tersebut.

The Gunners, yang merupakan klub tersukses dalam sejarah Piala FA, menargetkan trofi ke-15 mereka di ajang ini. Kemenangan terakhir Arsenal di Piala FA diraih pada musim 2019/2020 di bawah asuhan Mikel Arteta, yang juga merupakan gelar pertamanya sebagai pelatih kepala klub. Namun, sejak kemenangan tersebut, Arsenal belum mampu melaju lebih jauh dari putaran keempat dalam lima musim terakhir.

Ambisi Besar Arsenal di Awal Musim

Musim 2025/2026 ini menjadi musim krusial bagi Arsenal yang tengah bersaing di papan atas Premier League dan juga berpartisipasi di Liga Champions. Pelatih Mikel Arteta menyatakan bahwa timnya siap untuk menghadapi jadwal padat ini dengan rotasi pemain. “Setiap tiga hari kami terbiasa bermain di berbagai kompetisi, di kandang maupun tandang. Kami tahu apa arti kompetisi ini bagi klub dan bagi kami,” ujar Arteta.

Meski begitu, Arteta menekankan pentingnya performa di setiap pertandingan, terlepas dari status kompetisi atau lawan. “Kami belum cukup baik di hari pertandingan, dan ketika Anda memasuki sebuah kompetisi, Anda harus tampil luar biasa di hari itu. Reputasi saja tidak cukup,” tegasnya. Pertandingan melawan Wigan diharapkan menjadi momentum bagi Arsenal untuk kembali ke jalur kemenangan setelah hasil imbang 1-1 melawan Brentford di liga domestik.

Sejarah Gemilang The Gunners di Piala FA

Arsenal memegang rekor sebagai klub dengan koleksi gelar Piala FA terbanyak, yaitu 14 trofi. Sejarah panjang mereka di kompetisi ini mencakup berbagai momen ikonik, mulai dari gol legendaris Charlie George hingga kemenangan dramatis yang diraih Pierre-Emerick Aubameyang pada tahun 2020. Kemenangan terakhir mereka terjadi pada musim 2019/2020 saat mengalahkan Chelsea 2-1 di final.

Di bawah kepelatihan Arteta, Arsenal telah berhasil memenangkan dua gelar Piala FA, termasuk di musim debutnya sebagai manajer. Namun, ia juga mengakui bahwa timnya perlu meningkatkan standar performa untuk bisa kembali mengangkat trofi tersebut. “Kami harus membuktikannya lagi melawan Wigan pada hari Minggu,” katanya.

Wigan Athletic: Semangat Kuda Hitam

Wigan Athletic, yang saat ini berkompetisi di League One, datang ke Emirates Stadium dengan status underdog namun penuh semangat. Tim ini berhasil mencapai putaran keempat setelah melalui beberapa pertandingan ketat, termasuk kemenangan melalui adu penalti dan kemenangan tipis 1-0 atas Preston North End di putaran sebelumnya.

Klub yang berbasis di Lancashire ini memiliki sejarah tersendiri di Piala FA, terutama kemenangan bersejarah mereka pada tahun 2013 ketika secara mengejutkan mengalahkan Manchester City 1-0 di final. Momen tersebut menjadi trofi mayor pertama dan satu-satunya bagi Wigan. Pertandingan ini akan menjadi kesempatan bagi Wigan untuk menciptakan kejutan kembali di kompetisi yang mereka cintam.

Prediksi dan Potensi Rotasi Pemain

Mengingat padatnya jadwal dan persaingan di liga domestik serta Eropa, Mikel Arteta diprediksi akan melakukan rotasi pemain untuk pertandingan ini. Sejumlah pemain kunci kemungkinan akan diistirahatkan untuk menjaga kebugaran mereka menghadapi laga-laga krusial berikutnya. Beberapa nama seperti Kai Havertz dipastikan absen karena cedera, sementara kapten Martin Odegaard diragukan tampil.

Potensi rotasi ini membuka peluang bagi pemain lain untuk menunjukkan kemampuannya. Arsenal diperkirakan akan menurunkan skuad dengan kedalaman yang tetap mumpuni, meskipun tidak diperkuat pemain-pemain utamanya. Laga diprediksi akan berjalan menarik, di mana Arsenal akan berusaha mendominasi permainan, sementara Wigan akan bermain tanpa beban dan berusaha memanfaatkan setiap peluang yang ada.