Ihram.co.id — Bali United akan menjamu Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-20 BRI Super League 2025/26 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (7/2/2026) pukul 19:00 WIB. Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi “Serdadu Tridatu” untuk bangkit dan kembali ke jalur kemenangan setelah rentetan hasil yang kurang memuaskan.
Kekalahan 2-3 dari Persik Kediri pada pekan sebelumnya menghentikan tren positif Bali United yang sempat mencatatkan enam pertandingan tanpa kebobolan. Hasil tersebut membuat Bali United tertahan di posisi ke-8 klasemen sementara dengan mengoleksi 28 poin dari tujuh kemenangan, tujuh hasil imbang, dan lima kekalahan.
Evaluasi Kekalahan Jadi Kunci Kebangkitan
Kapten Bali United, Ricky Fajrin, menegaskan pentingnya fokus pada pertandingan yang ada di depan mata. Ia meminta rekan-rekannya untuk menjadikan hasil buruk sebelumnya sebagai bahan evaluasi, bukan sebagai beban. “Kami belajar menjadi lebih baik. Kami selalu berusaha belajar dari kesalahan untuk terus memberikan yang terbaik di laga ini,” ujar Ricky Fajrin.
Ricky Fajrin menambahkan bahwa timnya telah melakukan persiapan yang matang. Ia berharap dukungan penuh dari para suporter di kandang sendiri dapat memberikan motivasi tambahan untuk meraih hasil positif. “Kami dari pemain sudah sangat siap dengan persiapan yang baik di latihan. Kami akan bermain di hadapan pendukung semoga bisa memberikan motivasi dan semangat di pertandingan sehingga bisa meraih hasil positif,” tuturnya.
Persebaya Datang dengan Modal Berbeda
Di sisi lain, Persebaya Surabaya datang ke Pulau Bali dengan membawa modal yang berbeda. Tim berjuluk “Bajol Ijo” ini hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 melawan Dewa United Banten FC pada pertandingan terakhirnya. Namun, secara klasemen, Persebaya masih unggul dengan menempati posisi ke-5 dengan mengumpulkan 32 poin.
Persebaya meraih poin tersebut dari delapan kemenangan, delapan kali imbang, dan tiga kekalahan. Laga pekan ke-20 ini akan menjadi pertemuan kedua bagi kedua tim di musim ini. Pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya berhasil menang telak dengan skor 5-2 atas Bali United.
Tantangan Bermain di Kandang
Musim ini, Bali United justru lebih sering meraih poin maksimal saat bermain tandang. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim asuhan pelatih Johnny Jansen tersebut untuk dapat mengamankan poin penuh di kandang sendiri, Stadion Kapten I Wayan Dipta. Kehadiran pelatih asal Belanda tersebut diharapkan mampu memberikan nuansa baru dan taktik yang lebih efektif untuk mengembalikan performa terbaik Bali United.
Pertandingan melawan Persebaya Surabaya tidak hanya menjadi ujian kebangkitan bagi Bali United, tetapi juga kesempatan untuk memperbaiki rekor kandang mereka. Dengan dukungan suporter dan fokus pada evaluasi, Bali United bertekad untuk memetik tiga poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen BRI Super League 2025/2026.
Ikuti Ihram.co.id
