— Persija Jakarta menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Bali United pada pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026. Laga ini menjadi momen krusial bagi Macan Kemayoran untuk bangkit setelah kehilangan momentum di pekan sebelumnya.

Tekanan semakin besar karena Persija mulai tertinggal dari pesaing di papan atas klasemen. Duel di Stadion Kapten I Wayan Dipta pun dipandang sebagai titik balik bagi skuad asuhan Marcio Souza untuk kembali menjaga asa juara.

Persija Kehilangan Momentum di Papan Atas

Kekalahan dari Arema FC pada pekan lalu membuat Persija terpukul dan harus rela tertinggal dari rival-rival utama. Saat ini, Macan Kemayoran terpaut enam poin dari Persib Bandung di puncak klasemen dan lima poin dari Borneo FC yang berada di posisi kedua.

Situasi tersebut membuat laga melawan Bali United menjadi sangat penting. Jika gagal meraih kemenangan, peluang Persija untuk tetap bersaing dalam perburuan gelar bisa semakin menipis.

Gustavo Almeida Tegaskan Ambisi Bangkit

Striker Persija, Gustavo Almeida, menegaskan timnya siap bangkit dan mengejar ketertinggalan poin. Menurutnya, kompetisi masih panjang dengan banyak laga tersisa yang bisa dimanfaatkan untuk mengejar rival.

Ia juga menekankan bahwa kekalahan adalah bagian dari sepak bola, namun tim harus belajar dari detail kecil yang hilang pada laga sebelumnya. Persija, kata Gustavo, akan tampil lebih fokus dan disiplin menghadapi Bali United.

Skuad Lebih Lengkap di Putaran Kedua

Optimisme Persija semakin besar setelah kedatangan sejumlah pemain baru di putaran kedua kompetisi. Nama-nama seperti Shayne Pattynama, Mauro Zijlstra, hingga Jean Mota diharapkan bisa menambah kedalaman skuad dan variasi taktik.

Dengan komposisi tim yang lebih komplet, Persija berharap mampu tampil lebih konsisten hingga akhir musim dan tetap berada dalam jalur perebutan gelar juara.