Ihram.co.id — Barcelona dipastikan menghadapi tantangan berat dalam upaya mereka mengamankan posisi di babak gugur Liga Champions. Dua gelandang kunci, Pedri dan Frenkie de Jong, dipastikan absen dalam pertandingan krusial melawan Copenhagen yang akan digelar pada Kamis (29/1/2026). Absennya kedua pemain tersebut membuat Fermin Lopez diharapkan menjadi tumpuan di lini tengah tim Catalan.
Pedri harus menepi karena cedera hamstring yang dideritanya saat pertandingan melawan Slavia Prague pada 22 Januari lalu. Pemulihannya diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan. Cedera ini menambah daftar panjang masalah cedera Barcelona, yang juga kehilangan Andreas Christensen (cedera ACL), Gavi (pemulihan operasi meniskus, diperkirakan kembali Februari), dan Ferran Torres (masalah otot).
Sementara itu, Frenkie de Jong harus menjalani skorsing satu pertandingan setelah menerima kartu kuning ketiga di fase grup Liga Champions saat melawan Slavia Prague. Absennya De Jong dan Pedri memaksa pelatih Hansi Flick untuk merombak lini tengahnya, dengan Fermin Lopez diprediksi akan memainkan peran sentral.
Fermin Lopez Jadi Andalan Baru
Fermin Lopez, yang musim ini telah menunjukkan performa impresif dan menjadi salah satu gelandang paling konsisten di Barcelona, kini diharapkan mengambil alih kendali lini tengah. Lopez telah membuktikan dirinya di Liga Champions musim ini, mencetak lima gol dan seringkali muncul sebagai pemecah kebuntuan tim. Perannya yang dinamis dan kemampuan mencetak gol dari lini kedua menjadikannya aset berharga bagi Barcelona, terutama di saat krisis pemain seperti sekarang. Pemain berusia 22 tahun ini telah menjadi andalan bagi pelatih Hansi Flick, mencatatkan 10 gol dan 10 assist di berbagai kompetisi musim ini.
Selain Fermin Lopez, pemain muda lain seperti Marc Casado juga berpotensi mendapatkan menit bermain lebih banyak. Tiga pemain muda Barcelona, termasuk Fermin Lopez, Gerard Martin, dan Marc Casado, berada di ambang sanksi kartu kuning, masing-masing telah mengumpulkan dua kartu kuning di fase grup Liga Champions. Jika mereka menerima kartu kuning lagi saat melawan Copenhagen, mereka akan absen di leg pertama babak playoff atau babak 16 besar, tergantung posisi akhir tim di klasemen.
Target Kemenangan Besar
Pertandingan melawan Copenhagen bukan hanya sekadar penentuan lolos atau tidak, tetapi juga krusial bagi Barcelona untuk mengamankan posisi di delapan besar klasemen, yang akan menghindari mereka dari babak playoff Liga Champions. Saat ini, Barcelona berada di peringkat kesembilan dengan 13 poin, setara dengan beberapa tim lain, sehingga selisih gol menjadi penentu. Kemenangan dengan margin besar sangat dibutuhkan untuk meningkatkan peluang tersebut.
Pelatih Hansi Flick menekankan pentingnya performa maksimal timnya dalam pertandingan ini. “Pertama, kami harus memainkan pertandingan dan menghormati Copenhagen,” ujar Flick. “Kami harus bermain di level tertinggi kami. Kami harus berusaha untuk tidak kebobolan dan kemudian mengambilnya selangkah demi selangkah. Yang terpenting adalah kami melakukan pekerjaan kami dan bermain sebaik mungkin. Ini tidak akan menjadi pertandingan yang mudah. Tujuannya adalah finis di delapan besar.”
Perkiraan Susunan Pemain
Dengan absennya beberapa pemain kunci, Hansi Flick diperkirakan akan menerapkan formasi 4-2-3-1. Di lini depan, Robert Lewandowski akan tetap menjadi andalan. Lini tengah akan menjadi sorotan utama, dengan Fermin Lopez diharapkan menjadi motor serangan. Di lini pertahanan, Barcelona kemungkinan akan menurunkan formasi seperti yang diprediksi:
Barcelona (Prediksi): Garcia – Kounde, Cubarsi, Martin, Balde – Bernal, Garcia – Yamal, Lopez, Raphinha – Lewandowski.
Sementara itu, Copenhagen juga memiliki ambisi untuk setidaknya lolos ke babak playoff. Tim tamu duduk di peringkat 26 klasemen dengan 8 poin. Mereka berambisi untuk memberikan kejutan di Camp Nou, meskipun sejarah mencatat Copenhagen hanya meraih satu kemenangan dalam 16 pertemuan Eropa melawan tim Spanyol.
Ikuti Ihram.co.id
