FC Barcelona berhasil memuncaki daftar klub juara liga Eropa dengan pendapatan tertinggi sepanjang musim 2024-2025. Klub asal Catalan ini membukukan total pendapatan operasional sebesar €985 juta, melampaui klub-klub raksasa Eropa lainnya seperti FC Bayern Munich, Paris Saint-Germain (PSG), dan Liverpool FC. Data ini dirilis berdasarkan laporan “Football Benchmark European Champions Report 2026”.

Pendapatan Barcelona mengalami peningkatan signifikan sebesar 29% dibandingkan musim sebelumnya. Model bisnis klub yang terdiversifikasi menjadi kunci kesuksesan finansial ini, dengan rincian pendapatan €584 juta berasal dari operasi komersial, €250 juta dari hak siar televisi, dan €150 juta dari pendapatan pertandingan (matchday).

Peringkat kedua ditempati oleh FC Bayern Munich dengan total pendapatan €681 juta, diikuti oleh Paris Saint-Germain dengan €837 juta, dan Liverpool FC dengan €836 juta. Laporan tersebut juga mencatat bahwa total gabungan pendapatan dari juara delapan liga utama Eropa pada musim 2024-2025 mendekati €4,3 miliar.

Bayern Munich dan PSG di Posisi Kedua dan Ketiga

FC Bayern Munich menempati posisi kedua dengan total pendapatan €681 juta, menunjukkan peningkatan 12% dari tahun ke tahun. Pendapatan komersial tetap menjadi kontributor utama bagi klub Bundesliga ini, menyumbang €462 juta. Pendapatan dari hak siar televisi mencapai €252 juta, sementara pendapatan pertandingan sebesar €147 juta.

Paris Saint-Germain (PSG), juara Ligue 1 musim 2024-2025, berada di posisi ketiga dengan pendapatan operasional €837 juta. PSG membukukan €367 juta dari pendapatan komersial, €293 juta dari perjanjian hak siar, dan €177 juta dari operasi pertandingan.

Liverpool dan Klub Lainnya

Liverpool FC, juara Premier League, menduduki peringkat keempat dengan pendapatan €836 juta, naik 17% dari musim sebelumnya. Divisi komersial menjadi mesin pertumbuhan utama bagi klub Inggris ini, menghasilkan €365 juta.

Klub-klub lain yang masuk dalam daftar ini antara lain Galatasaray, juara Süper Lig Turki, dengan pendapatan €282 juta. Diikuti oleh SSC Napoli, juara Serie A (€179 juta); PSV Eindhoven, juara Eredivisie (€171 juta); dan Sporting CP, juara Primeira Liga (€148 juta).

Analisis Pengeluaran dan Profitabilitas

Dari sisi pengeluaran, Paris Saint-Germain mencatat biaya terkait staf tertinggi pada musim 2024-2025, yaitu sebesar €547 juta. Barcelona menyusul dengan €515 juta, sementara Liverpool melaporkan pengeluaran €502 juta. Bayern Munich mengalokasikan €448 juta untuk biaya personel.

Dalam hal profitabilitas, Bayern Munich menunjukkan kinerja laba bersih terkuat dengan mencatatkan profit sebesar €27,1 juta. Sporting CP menyusul dengan €20 juta, dan PSV Eindhoven dengan €7,5 juta.

Sebaliknya, Barcelona melaporkan kerugian bersih sebesar €16,9 juta. Napoli (-€21,4 juta), Galatasaray (-€23,3 juta), dan Paris Saint-Germain (-€40,1 juta) juga mengakhiri musim dalam kondisi merugi.

Meskipun mencatat kerugian bersih, Barcelona berhasil memangkas kerugiannya secara drastis dibandingkan musim sebelumnya, di mana mereka membukukan kerugian pasca-pajak sebesar €91 juta pada musim 2023-2024. Pendapatan Barcelona pada musim 2024-2025 mencapai €994 juta, mendekati target €1 miliar.