Ihram.co.id — Kepergian penyanyi Vidi Aldiano pada Sabtu (7/3/2026) sore meninggalkan duka mendalam bagi industri hiburan Tanah Air. Pelantun lagu “Nuansa Bening” tersebut mengembuskan napas terakhir pada usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal stadium tiga sejak akhir 2019.
Kabar duka ini dikonfirmasi oleh pihak keluarga melalui pesan singkat. “Vidi wafat didampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Allah SWT, 7 Maret jam 16.33 WIB,” bunyi keterangan tersebut. Kepergian suami Sheila Dara ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini terhadap gejala kanker ginjal yang sering kali tidak terduga.
Deteksi Tak Sengaja: Dari Masalah Suara hingga Tekanan Darah
Perjalanan medis Vidi Aldiano mengungkap fakta penting bahwa kanker ginjal sering kali terdeteksi melalui keluhan yang tampak tidak berhubungan. Berdasarkan informasi medis yang pernah dibagikan sang penyanyi, penyakitnya terdeteksi secara tidak sengaja pada Oktober 2019.
Awalnya, Vidi memeriksakan diri ke dokter spesialis THT karena suaranya tiba-tiba hilang. Namun, dalam proses pemeriksaan menyeluruh, dokter menemukan adanya anomali lain. Selain masalah suara, kanker tersebut juga terdeteksi setelah Vidi mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak biasa.
Secara medis, ginjal memiliki peran vital dalam mengontrol tekanan darah melalui produksi hormon tertentu. Ketika terdapat massa atau tumor pada ginjal, fungsi regulasi ini dapat terganggu, yang kemudian memicu lonjakan tekanan darah pada pasien.
Gejala Klinis dan Transformasi Tubuh
Kanker ginjal sering dijuluki sebagai silent killer karena jarang menunjukkan gejala spesifik pada stadium awal. Namun, seiring berkembangnya sel kanker, pasien biasanya merasakan sejumlah perubahan fisik yang signifikan.
Dalam kurun waktu enam tahun perjuangannya, Vidi sempat membagikan dampak fisik yang ia rasakan akibat penyakit dan rangkaian pengobatan seperti kemoterapi:
- Penurunan Berat Badan: Pada Juli 2025, Vidi mengungkapkan berat badannya turun drastis hingga 10 kilogram akibat intensitas perawatan.
- Kelelahan Ekstrem: Kelelahan berkepanjangan menjadi keluhan rutin yang dirasakan meski tidak melakukan aktivitas berat.
- Perubahan Warna Kulit: Vidi sempat melaporkan perubahan warna kulit (skin tone) yang diduga merupakan efek samping dari penggunaan obat kemoterapi jenis baru.
- Metastasis: Pada tahun 2023, kanker dilaporkan telah mengalami metastasis atau menyebar ke beberapa titik di organ tubuh lainnya.
Mengenal Jenis Kanker Ginjal Karsinoma Sel Renal
Jenis kanker yang umumnya menyerang orang dewasa, termasuk dalam kasus yang sering dibahas secara medis, adalah karsinoma sel ginjal (renal cell carcinoma/RCC). Jenis ini mencakup sekitar 90 persen dari seluruh kasus kanker ginjal.
Penyakit ini bermula ketika sel-sel di dalam tubulus ginjal tumbuh tidak terkendali hingga membentuk tumor. Jika tidak segera ditangani melalui tindakan medis seperti nefrektomi (pengangkatan ginjal), sel kanker dapat menyebar ke paru-paru, tulang, hingga hati.
Vidi Aldiano sendiri telah menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri di Singapura pada Desember 2019. Sejak saat itu, ia menjalani hidup dengan satu ginjal sembari terus melakukan terapi berkala setiap tiga minggu untuk menekan penyebaran sel kanker.
Faktor Risiko dan Pentingnya Skrining Rutin
Meskipun penyebab pasti mutasi sel pada ginjal belum diketahui secara pasti, terdapat beberapa faktor risiko yang patut diwaspadai oleh masyarakat. Mengacu pada data kesehatan primer, faktor-faktor tersebut meliputi:
- Riwayat tekanan darah tinggi (hipertensi) jangka panjang.
- Kondisi obesitas atau kelebihan berat badan.
- Kebiasaan merokok.
- Faktor genetika atau riwayat keluarga dengan penyakit serupa.
Para ahli menyarankan pemeriksaan kesehatan rutin seperti tes urine (urinalisis) untuk mendeteksi darah dalam urine (hematuria), tes darah untuk mengevaluasi fungsi ginjal, serta pemeriksaan pencitraan seperti USG atau CT scan. Deteksi dini pada stadium awal terbukti secara signifikan meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan dan kesembuhan pasien.
Ikuti Ihram.co.id
