Ihram.co.id — Persebaya Surabaya bergerak agresif dalam bursa transfer tengah musim BRI Super League 2025/2026. Guna memperbaiki performa di putaran kedua, tim berjuluk Bajol Ijo resmi memperkenalkan tiga legiun asing baru asal Brasil: Gustavo Fernandes (bek tengah), Jefferson Silva (bek kiri), dan Bruno Paraiba (gelandang tengah).
Kehadiran tiga pemain ini diumumkan menjelang laga penutup putaran pertama melawan Malut United yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (10/1). Langkah cepat ini diambil atas instruksi langsung pelatih anyar Persebaya, Bernardo Tavares, yang ingin memanfaatkan jeda kompetisi untuk merombak kekuatan tim.
Bernardo Tavares, juru taktik asal Portugal yang sebelumnya membawa PSM Makassar menjuarai Liga 1, menekankan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah membangun chemistry dan kedalaman skuad.
“Setelah pemain baru bergabung, fokus kami adalah mengenal karakteristik mereka lebih dalam. Adaptasi cepat sangat krusial agar tim memiliki fondasi yang lebih solid sebelum putaran kedua dimulai,” ujar Tavares, dikutip dari laman resmi klub, Senin (12/1).
Pacu Persaingan Internal melalui Uji Coba
Sebagai bagian dari persiapan, Tavares telah merancang agenda uji coba selama masa jeda. Mantan pelatih terbaik Liga 1 itu menilai pertandingan persahabatan bukan sekadar latihan biasa, melainkan panggung bagi para pemain yang jarang mendapatkan menit bermain untuk membuktikan kualitas mereka.
Tavares ingin setiap posisi di timnya memiliki persaingan yang sehat. “Kami ingin melihat pemain yang belum banyak bermain. Pertandingan uji coba penting untuk menciptakan atmosfer kompetitif. Idealnya, setiap posisi harus dihuni oleh dua hingga tiga pemain dengan kualitas setara,” katanya lagi.
Secara teknis, Tavares juga menginginkan keseimbangan profil pemain. Ia menargetkan perpaduan antara pemain dengan kecepatan tinggi (eksplosif) dan pemain yang dominan dalam duel-duel udara, guna mengantisipasi berbagai skema permainan lawan.
Evaluasi Putaran Pertama: Konsistensi
Persebaya mengakhiri putaran pertama Liga 1 2025/2026 di posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 28 poin. Dari 17 pertandingan, Green Force mencatatkan tujuh kemenangan, tujuh hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Tingginya angka hasil imbang menjadi catatan khusus bagi manajemen dan tim pelatih. Masuknya Gustavo Fernandes diharapkan mampu mengoordinasi lini belakang yang sering kehilangan fokus di menit-menit akhir, sementara Bruno Paraiba diproyeksikan menjadi pengatur ritme serangan yang lebih kreatif.
“Jika ingin menjadi tim kuat dan bersaing di papan atas, setiap posisi harus punya kompetisi internal yang sehat. Kami butuh keseimbangan, fleksibilitas taktik, dan ketangguhan fisik dalam duel,” tegas pelatih berusia 45 tahun tersebut.
Saat ini, skuad Persebaya tengah menjalani pemusatan latihan intensif di Surabaya. Strategi transfer dan perbaikan kedalaman skuad ini menjadi sinyal kuat bahwa Persebaya tidak main-main dalam mengejar target finis di zona Championship Series pada akhir musim nanti.
Ikuti Ihram.co.id
