— Penyanyi Billie Eilish mengungkapkan alasan konsistensinya dalam mengenakan pakaian berukuran besar atau oversize, baik saat tampil di panggung maupun dalam kehidupan sehari-hari. Gaya busana tersebut diakui bukan sekadar pilihan mode, melainkan bagian dari kenyamanan pribadi dan upayanya melindungi citra tubuh.

Mengutip laporan Complex pada Jumat (6/2/2026), Billie menjelaskan bahwa gaya busana tersebut merupakan hal yang ia sukai. Ia menegaskan tidak ingin bentuk tubuhnya terekspos secara luas ke publik melalui pakaian yang ia kenakan.

Riwayat Masalah Citra Tubuh

Billie mengungkapkan bahwa keresahan terhadap kondisi fisiknya telah muncul sejak usia dini. Ia merasa pertumbuhan tubuhnya terjadi sangat cepat dan tidak sesuai dengan ekspektasi pribadinya pada saat itu.

“Dulu badan saya lebih gemuk, dan saya terobsesi dengan pakaian-pakaian ini, tetapi saya membeli baju dan ternyata tidak muat. Saat itulah masalah pada tubuh saya mulai muncul,” ujar Billie.

Permasalahan tersebut mulai ia rasakan saat menginjak usia 10 atau 11 tahun. Billie menyebutkan bahwa ia sudah memiliki payudara sejak usia sembilan tahun dan merasa tidak memiliki tubuh yang langsing, ditambah dengan tekanan saat mengikuti kegiatan balet.

Prinsip Berbusana dan Fokus Bermusik

Bagi Billie, menghargai tubuh dari dalam diri merupakan hal paling mendasar dalam penampilannya. Ia memiliki keyakinan bahwa karya musiknya tidak akan terkalahkan oleh penampilan fisik, meskipun ia tidak mengenakan pakaian yang terbuka.

“Saya tidak ingin tubuh saya menjadi bagian dari pakaian saya. Saya ingin pakaian saya menjadi pakaian saya, dan tubuh saya kebetulan ada di dalamnya,” tegas Billie.

Melalui prinsip tersebut, Billie berupaya agar masyarakat lebih fokus pada karya-karyanya dibandingkan bentuk fisiknya. Ia memilih untuk menjadikan pakaian sebagai identitas personal yang terpisah dari penilaian publik terhadap bentuk tubuh.