Ihram.co.id — Bogor – Bus Transpakuan, yang dikenal sebagai BisKita, kembali beroperasi di Kota Bogor pada Sabtu, 3 Januari 2026. Pengoperasian ini dimulai untuk satu koridor terlebih dahulu setelah sempat terhenti selama dua hari.
Satu Koridor Beroperasi
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, mengonfirmasi bahwa operasional BisKita hari ini difokuskan pada koridor 2, yang melayani rute Bubulak-Ciawi. “Hari ini beroperasi di koridor 2 jurusan Bubulak-Ciawi,” ujar Sujatmiko, Sabtu (3/1/2026).
Penghentian operasional BisKita selama dua hari sebelumnya disebabkan oleh proses perpanjangan kontrak yang berakhir pada penghujung tahun. “Karena penganggarannya untuk satu tahun anggaran, tidak multi-year, jadi setiap tahun tanggal 31 Desember berakhir. Dan tahun ini sedang dalam proses kontrak baru,” jelasnya.
Proses Pengadaan Jasa
Sujatmiko menambahkan bahwa pihaknya berupaya mempercepat proses pengadaan jasa agar operasional BisKita dapat kembali normal sepenuhnya. Ia memastikan bahwa tarif BisKita tidak mengalami perubahan.
“Ke depan BisKita sudah bisa melayani dengan tarif yang sama sebesar Rp 4.000 melalui TOP, atau taping di layanan BisKita yang ada saat ini untuk membantu masyarakat,” terangnya.
Sebelumnya, BisKita Transpakuan sempat berhenti beroperasi sejak Jumat (2/1/2026). Menurut Sujatmiko, penghentian ini berlaku untuk semua koridor karena kontrak operasional yang bersifat tahunan. “Benar, jadi gini BisKita itu berkontrak per tahun, jadi per 31 Desember itu selesai. Nah 1 Januari inikan masih proses pengadaan barang dan jasa. Jadi pasti ada kesenjangan angkutan,” kata Sujatmiko kepada wartawan, Jumat (2/1).
Ia menjelaskan bahwa pengadaan jasa angkutan umum merupakan hal yang perlu dicari solusinya setiap tahun. “Bahwa BisKita itu berkontrak per tahun dan berakhir di tanggal 31 Desember. Jadi otomatis per 1 Januari tidak ada pengadaan jasa. Nah akhirnya perlu dicari,” ucapnya.
Ikuti Ihram.co.id
