Manchester City akan melanjutkan kiprahnya di Liga Champions dengan bertandang ke markas Bodo/Glimt di Aspmyra Stadion. Duel ini menjadi ujian menarik, terutama karena padatnya jadwal yang tengah dijalani skuad asuhan Pep Guardiola.

Di sisi lain, tuan rumah Bodo/Glimt berharap faktor kelelahan lawan bisa menjadi celah. Pelatih Kjetil Knutsen secara terbuka mengakui harapannya agar penyerang andalan City, Erling Haaland, tidak berada dalam kondisi terbaik saat laga krusial ini digelar.

Bodo/Glimt Berharap Faktor Kelelahan City

Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, mengungkapkan harapannya agar Erling Haaland mengalami kelelahan ketika kedua tim bentrok di Aspmyra Stadion. Pertandingan lanjutan Liga Champions ini berlangsung di tengah jadwal super padat yang dijalani Manchester City dalam beberapa hari terakhir.

Cityzens datang ke Norwegia dengan status unggulan kuat untuk meraih kemenangan. Namun, Knutsen menilai situasi tersebut tidak sepenuhnya menguntungkan tim tamu, mengingat intensitas pertandingan yang mereka jalani belakangan ini.

Perbedaan Jauh di Klasemen Liga Champions

Manchester City saat ini tampil meyakinkan di Liga Champions musim ini. Mereka menempati posisi keempat klasemen dengan koleksi 13 poin, sekaligus membuka peluang besar untuk melaju ke fase berikutnya.

Sebaliknya, Bodo/Glimt masih kesulitan bersaing di level tertinggi Eropa. Wakil Norwegia tersebut baru mengoleksi tiga poin dan terdampar di peringkat ke-32, sehingga laga melawan City menjadi tantangan berat sekaligus kesempatan emas.

Ancaman Serius Bernama Erling Haaland

Erling Haaland diprediksi tetap menjadi ancaman utama bagi lini pertahanan Bodo/Glimt. Penyerang asal Norwegia itu menjelma sebagai mesin gol Manchester City dengan torehan 26 gol dari 30 penampilan di seluruh kompetisi musim ini.

Kehadiran Haaland jelas menjadi perhatian utama Knutsen dan staf pelatih Bodo/Glimt, mengingat ketajamannya kerap menjadi pembeda dalam laga-laga penting City.

Jadwal Padat Mulai Pengaruhi Performa

Meski berstatus favorit, Manchester City menghadapi laga ini dalam kondisi yang tidak sepenuhnya ideal. Mereka baru saja memainkan tiga pertandingan dalam kurun waktu tiga hari, sebuah jadwal yang sangat menguras fisik pemain.

Pertandingan kontra Bodo/Glimt juga hanya berjarak empat hari dari kekalahan 0-2 yang diderita City saat menghadapi Manchester United, hasil yang turut menambah tekanan bagi tim tamu.

Haaland Mandul, Knutsen Tetap Waspada

Kondisi kelelahan mulai terlihat memengaruhi performa Haaland. Ia tercatat gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan terakhirnya, sesuatu yang jarang terjadi bagi striker sekelas dirinya.

Meski demikian, Kjetil Knutsen menyadari sepenuhnya bahwa Manchester City memiliki kedalaman skuad dan pengalaman untuk mengatasi situasi tersebut. Ia mengakui City sudah terbiasa bermain di berbagai kompetisi dengan ritme tinggi.

“Man City sudah lama berada dalam ritme persaingan yang ketat. Bahkan ketika dia [Haaland] lelah, dia tetap berada di level tinggi. Kami tidak mempersiapkan diri untuk kemungkinan dia kelelahan, tetapi kami berharap dia kelelahan!” ujar Knutsen, dikutip dari situs resmi UEFA.