— Persib Bandung tidak merasakan tekanan berarti jelang menghadapi Borneo FC dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pelatih Bojan Hodak menegaskan bahwa timnya siap bertanding tanpa beban, bahkan jika hasil akhir tidak sesuai harapan.

“Tapi bagi kami, kami tidak merasakan tekanan, karena jika kami menang atau imbang, itu masih menjadi sebuah keuntungan. Dan bahkan jika kami kalah, kami masih di atas. Jadi bagi kami, kami nantinya memasuki pertandingan tanpa tekanan,” ujar Hodak seperti dikutip dari inilahkoran.

Persaingan Ketat di Papan Atas

Saat ini, Persib Bandung memimpin klasemen BRI Super League dengan 57 poin dari 24 pertandingan. Keunggulan ini terbilang tipis, mengingat Borneo FC yang berada di posisi kedua mengoleksi 53 poin dari jumlah laga yang sama. Perbedaan empat poin ini membuat setiap pertandingan menjadi sangat menentukan dalam perburuan gelar juara musim ini.

Borneo FC sendiri sedang dalam performa menanjak setelah berhasil membantai Persebaya Surabaya dengan skor telak 5-1 pada pekan sebelumnya. Kemenangan tersebut membuat Borneo FC semakin mendekat ke puncak klasemen dan memanaskan persaingan gelar juara.

Analisis Bojan Hodak Terhadap Borneo FC

Meskipun menyatakan tidak ada tekanan, Bojan Hodak mengakui bahwa Borneo FC adalah lawan yang tangguh. Pada pertemuan terakhir kedua tim di awal Desember 2025, Persib berhasil menang tipis 1-0 atas Borneo FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Namun, Hodak menyadari bahwa Borneo FC musim ini tampil berbeda dengan mentalitas yang lebih matang dan kualitas skuad yang meningkat.

“Laga ini tidak akan mudah. Kita tahu bagaimana posisi mereka di klasemen. Saya harap besok stadion dipenuhi Bobotoh dan kami bisa meraih hasil maksimal,” kata Hodak pada konferensi pers jelang pertandingan sebelumnya. Pernyataannya ini menunjukkan kesiapan timnya untuk menghadapi tantangan besar, terlepas dari keuntungan posisi klasemen.

Strategi dan Kepercayaan Diri Tim

Hodak menekankan bahwa fokus timnya adalah menjalani setiap pertandingan demi pertandingan. Ia mengingatkan anak asuhnya untuk tidak merasa jemawa atau kehilangan fokus, mengingat ketatnya kompetisi dan potensi kejutan dari tim mana pun, termasuk tim papan bawah sekalipun. “Kami bisa menang, kami juga bisa kalah. Tapi persaingannya begitu ketat, begitu kompetitif, kalian lihat tim-tim dari papan bawah bisa saja menang dan semua laga begitu sulit,” ujar Hodak.

Statistik menunjukkan Persib memiliki pertahanan terbaik di liga musim ini, hanya kemasukan 13 gol dari 24 laga dan mencatatkan 15 clean sheet. Soliditas pertahanan ini menjadi salah satu kunci keberhasilan Persib mempertahankan posisi puncak klasemen.

Potensi Dampak Hasil Pertandingan

Pertandingan antara Persib Bandung dan Borneo FC pada 15 Maret 2026 ini tidak hanya krusial bagi kedua tim, tetapi juga akan sangat menentukan peta persaingan gelar juara BRI Super League 2025/2026.

Jika Borneo FC berhasil meraih kemenangan, selisih poin akan terpangkas menjadi hanya satu poin, membuka lebar peluang mereka untuk mengejar gelar juara. Sebaliknya, jika Persib Bandung mampu meraih kemenangan atau bahkan hasil imbang, mereka akan semakin dekat untuk memastikan gelar juara musim ini.

Pelatih Hodak menambahkan bahwa timnya tidak pernah memiliki keyakinan berlebih, meskipun sempat menghadapi pertandingan-pertandingan sulit. Kepercayaan diri ini yang membawanya membawa Persib Bandung meraih kemenangan, termasuk catatan sapu bersih di kandang hingga 15 clean sheet. Fokus pada setiap laga menjadi kunci utama agar tidak tergelincir dalam perburuan gelar juara.