— Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyoroti kebutuhan mendesak untuk meningkatkan ketajaman lini depan timnya menjelang pertandingan pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 melawan Persis Solo. Meskipun Persib memimpin klasemen, Hodak menilai efektivitas penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Dalam beberapa pertandingan terakhir, Persib Bandung memang berhasil meraih kemenangan, termasuk saat mengalahkan PSBS Biak dengan skor tipis 1-0. Namun, proses terciptanya gol tersebut menunjukkan bahwa tim seringkali kesulitan mengkonversi peluang yang didapat menjadi gol. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pelatih asal Kroasia tersebut.

Fokus pada Analisis dan Taktik

Menghadapi Persis Solo di Stadion Manahan pada Sabtu (31/1/2026), Bojan Hodak telah menyiapkan strategi khusus untuk mengasah lini serangnya. Persiapan tidak hanya sebatas latihan fisik, tetapi juga melibatkan analisis mendalam terhadap performa tim. Hodak memutar rekaman pertandingan sebelumnya untuk mengevaluasi momen-momen krusial, termasuk ruang yang tercipta, peluang yang terbuang, dan pengambilan keputusan pemain di sepertiga akhir lapangan.

“Kami meninjau ulang pertandingan, menganalisis detail, lalu mulai mengasah aspek taktik,” ujar Hodak, menekankan bahwa masalah utama Persib bukan pada skema permainan secara keseluruhan, melainkan pada eksekusi akhir. Struktur permainan tim dinilai sudah berjalan baik, namun penyelesaian akhir yang belum klinis menjadi kendala utama.

Kembalinya Striker Menjadi Harapan

Kabar baik bagi Persib Bandung adalah kembalinya dua penyerang andalan, Andrew Jung dan Ramon Tanque, yang sebelumnya absen karena cedera. Kehadiran kedua pemain ini diharapkan dapat meningkatkan daya gedor lini serang Maung Bandung. Hodak menyadari bahwa cedera tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga mental dan ritme permainan pemain.

“Dua striker kami baru kembali dari cedera. Sekarang mereka sudah lebih baik,” ungkap Hodak. Ia berharap kedua strikernya dapat segera menemukan kembali ketajaman terbaiknya dan memberikan kontribusi signifikan dalam mencetak gol, terutama di laga-laga ketat yang membutuhkan efektivitas tinggi.

Potensi Absennya Marc Klok

Di sisi lain, Persib Bandung berpotensi kehilangan kapten tim, Marc Klok, yang mengalami cedera saat pertandingan melawan PSBS Biak. Hodak memperkirakan Klok akan absen selama 10 hingga 15 hari, namun kepastiannya masih menunggu hasil tes medis lebih lanjut. Absennya Klok tentu menjadi pukulan bagi lini tengah Persib.

Untuk mengatasi potensi kehilangan Klok, Adam Alis disebut-sebut sebagai deputi utama yang siap menggantikan perannya. Dengan karakteristiknya sebagai gelandang box-to-box yang fleksibel, Adam diharapkan mampu menjaga keseimbangan tim dengan membantu serangan maupun pertahanan. Pelatih juga memiliki opsi taktis lain, seperti mendorong Beckham Putra bermain lebih ke tengah.

Waspada Terhadap Persis Solo

Meskipun Persis Solo saat ini berada di dasar klasemen, Bojan Hodak tidak ingin meremehkan calon lawannya. Ia menilai Persis Solo telah mengalami banyak perubahan, termasuk pergantian pelatih dan komposisi pemain, yang membuat performa mereka perlahan membaik. Hodak menyoroti penampilan Persis di laga terakhir melawan Borneo FC yang dinilainya tidak pantas berakhir dengan kekalahan.

“Saya tahu mereka ada di posisi tiga terbawah, tapi mereka melakukan perubahan pelatih dan pemain, jadi mereka juga sudah jauh lebih baik,” ujar Hodak. Ia memprediksi pertandingan di Stadion Manahan akan berjalan ketat dan menegaskan bahwa timnya harus tetap waspada untuk mempertahankan posisi puncak klasemen.