Ihram.co.id — Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memilih tidak banyak berkomentar mengenai kepemimpinan wasit dalam laga melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super League. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo tersebut berakhir imbang 2-2.
Sejumlah keputusan wasit dalam laga itu menjadi sorotan. Namun, Bojan Hodak menegaskan dirinya tidak ingin memberikan komentar yang berpotensi menimbulkan konsekuensi disipliner.
Bojan Hodak Pilih Bungkam Soal Wasit
Bojan Hodak secara terbuka menyatakan enggan membahas kinerja wasit dalam pertandingan tersebut. Ia mengaku memilih berhati-hati agar tidak terkena sanksi akibat pernyataannya.
“Saya katakan begini, saya selalu menghormati media dan menghargai pekerjaan kalian,” kata Hodak.
“Namun, saya tidak bisa berbicara mengenai wasit hari ini. Jika saya tidak bicara soal wasit, maka tidak ada hal lain yang bisa dibicarakan dari pertandingan tadi. Karena itu, lebih baik saya tidak memberikan pernyataan apa pun agar tidak terkena sanksi,” ucap Bojan Hodak seperti dikutip dari laman klub.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pelatih Persib menahan diri untuk tidak menyampaikan penilaian secara terbuka terhadap jalannya pertandingan dari sisi kepemimpinan wasit.
Laga Berakhir Imbang 2-2
Dalam pertandingan tersebut, Persebaya unggul lebih dulu melalui gol penalti Bruno pada menit ke-43. Persib kemudian membalas lewat Luciano Guaycochea pada menit ke-51 dan berbalik unggul melalui Andrew Jung pada menit ke-73.
Persebaya menyamakan kedudukan melalui gol Francisco Rivera pada menit ke-83. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan dan kedua tim harus puas berbagi satu poin.
Ikuti Ihram.co.id
