— PSM Makassar dan Borneo FC dilaporkan tengah bersaing untuk mendapatkan tanda tangan gelandang asal Suriah, Simon Amin, pada bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025-2026.

Pemain berusia 28 tahun tersebut saat ini berstatus tanpa klub setelah menyelesaikan masa kontraknya bersama klub Swedia, Orebro SK, per 1 Januari 2026.

Kabar ketertarikan dua klub besar Indonesia ini diungkapkan oleh akun informasi transfer sepak bola, @transfernews_f, pada Rabu (21/1/2026).

Berdasarkan informasi tersebut, Simon Amin menjadi target operasi untuk mengisi slot pemain asing di lini tengah pada putaran kedua liga.

Profil dan Statistik Simon Amin

Simon Amin merupakan pemain kelahiran 1997 dengan tinggi badan 1,83 meter yang memiliki kaki dominan kanan.

Mengacu pada data Transfermarkt, pemain ini memiliki nilai pasar sebesar Rp 3,48 miliar dan memiliki pengalaman bermain di liga Swedia, Serbia, hingga Norwegia.

Sepanjang karier profesionalnya, Simon Amin telah mencatatkan 153 pertandingan dengan kontribusi 9 gol dan 8 asis dalam 8.798 menit bermain.

Pada musim 2024-2025, ia tampil dalam 17 pertandingan bersama Orebro SK dengan catatan 1 asis dan mengantongi 2 kartu kuning.

Di level internasional, Simon Amin tercatat sebagai penggawa Timnas Suriah dengan koleksi 12 penampilan.

Selain klub Indonesia, beberapa tim luar negeri seperti Mosul FC dari Irak dan Ruch Chorzow asal Polandia juga dikabarkan berminat mendapatkan jasa pemain jebolan akademi IFK Hallsberg ini.

Kebutuhan Lini Tengah PSM dan Borneo FC

Persaingan mendapatkan Simon Amin muncul di tengah evaluasi skuad yang dilakukan kedua tim pada jendela transfer Januari.

PSM Makassar saat ini telah melepas gelandang bertahan Adil Nur ke Gresik United dengan status pinjaman, serta kehilangan sayap kanan asal Brasil, Lucas Dias, yang hijrah ke Visakha FC.

Di sisi lain, Borneo FC juga melakukan perombakan dengan meminjamkan gelandang bertahan Faris Adit ke Persiraja.

Manajemen Pesut Etam tercatat aktif mendatangkan pemain baru seperti gelandang serang Marcos Astina dan penyerang Mohammad Khanafi untuk memperkuat daya gedor tim.

Posisi gelandang tengah menjadi area krusial bagi kedua tim untuk menjaga kedalaman skuad.

Simon Amin yang memiliki kemampuan menjaga ritme permainan dianggap sebagai opsi potensial untuk mengisi peran yang ditinggalkan para pemain yang dilepas atau dipinjamkan tersebut.

Target Tambahan PSM Makassar: Todor Todoroski

Selain Simon Amin, PSM Makassar juga dikaitkan dengan pemain asal Makedonia Utara, Todor Todoroski.

Rumor ini mencuat tak lama setelah FIFA mencabut sanksi larangan transfer pemain terhadap PSM Makassar pada Senin (19/1/2026).

Todoroski merupakan bek berusia 26 tahun yang saat ini masih terikat kontrak dengan klub kasta tertinggi Albania, Flamurtari FC.

Pemain Timnas Makedonia Utara dengan 6 caps ini telah mencatatkan 15 penampilan dan mencetak 2 gol sepanjang musim berjalan di semua kompetisi.

Update Perpindahan Pemain PSM Makassar dan Borneo FC

Berdasarkan data hingga Selasa (20/1/2026) pukul 19.00 WIB, berikut adalah daftar perpindahan pemain kedua klub:

PSM Makassar

  • Pemain Masuk:
  • Pemain Keluar:
    • Lucas Dias (Sayap Kanan/Brasil) ke Visakha FC
    • Adil Nur (Gelandang Bertahan) ke Gresik United (Pinjaman)
    • Karel Ridzald (Sayap Kanan) ke Persipal Palu (Pinjaman)
    • Arham Darmawan (Sayap Kiri) ke Persipal Palu (Pinjaman)

Borneo FC

  • Pemain Masuk:
    • Marcos Astina (Gelandang Serang)
    • Ardi Idrus (Bek Kiri) dari Bhayangkara FC (Pinjaman)
    • Mohammad Khanafi (Striker) dari Persik Kediri (Pinjaman)
  • Pemain Keluar:
    • Aldair Simanca (Bek) ke PSIS (Pinjaman)
    • Fajar Fathurrahman (Bek) ke Persija Jakarta
    • Faris Adit (Gelandang Bertahan) ke Persiraja (Pinjaman)
    • Douglas Coutinho (Striker) ke Penang FC
    • Maicon Souza (Sayap Kiri) ke Semen Padang

Informasi mengenai rumor transfer Simon Amin dan perkembangan bursa transfer Super League ini dihimpun dari laporan media TribunWow dan unggahan akun @transfernews_f serta @indonesiafootballzone_.