Borneo FC Samarinda mengawali putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dengan hasil yang sangat positif. Bermain di Stadion Manahan, Solo, Pesut Etam berhasil membawa pulang tiga poin penting dari markas Persis Solo.

Kemenangan tipis 1-0 tersebut bukan hanya berarti bagi perolehan poin, tetapi juga mengantarkan Borneo FC ke posisi puncak klasemen sementara, sekaligus memberi tekanan kepada para pesaing terdekat dalam perburuan gelar musim ini.

Gol Cepat Mariano Peralta Jadi Pembeda

Satu-satunya gol dalam pertandingan ini lahir pada menit ke-15 melalui aksi Mariano Peralta. Penyerang asal Argentina itu sukses menuntaskan peluang setelah menerima umpan matang dari Westherley Garcia alias Caxambu.

Gol cepat tersebut membuat Borneo FC lebih percaya diri mengendalikan tempo permainan. Meski Persis Solo berusaha meningkatkan intensitas serangan, lini pertahanan Pesut Etam tampil disiplin hingga laga berakhir.

Nadeo Argawinata Tampil Heroik di Bawah Mistar

Selain Peralta, sosok Nadeo Argawinata layak mendapat sorotan. Kiper Timnas Indonesia itu beberapa kali melakukan penyelamatan krusial, terutama di babak kedua saat Persis Solo mencoba menyamakan kedudukan.

Ketangguhan Nadeo membuat para penyerang Laskar Sambernyawa frustrasi dan gagal memaksimalkan peluang yang didapat. Performa solidnya menjadi salah satu kunci keberhasilan Borneo FC mengamankan kemenangan.

Borneo FC Gusur Persib dari Puncak Klasemen

Tambahan tiga poin membuat Borneo FC kini mengoleksi 40 poin dan resmi mengambil alih posisi teratas klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Mereka unggul dua angka dari Persib Bandung yang turun ke peringkat kedua dengan 38 poin.

Situasi ini membuat persaingan papan atas semakin ketat, terutama karena Persib masih memiliki peluang untuk kembali merebut posisi puncak pada laga berikutnya.

Persis Solo Kian Tertekan di Zona Degradasi

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Persis Solo. Tim asuhan Milomir Seslija masih terjebak di peringkat ke-16 dengan raihan 10 poin dan semakin tertinggal dari tim-tim di zona aman.

Persis Solo dituntut segera berbenah jika tidak ingin terus terperosok dalam ancaman degradasi, terutama dengan jadwal berat yang menanti di laga-laga selanjutnya.