Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyatakan rasa syukurnya atas raihan satu poin yang berhasil dibawa pulang timnya dari kandang Persija Jakarta. Hasil imbang 2-2 pada pekan ke-24 Super League yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Selasa (3/3/2026), dianggap sebagai pencapaian yang berharga.
Lefundes menyoroti mentalitas luar biasa yang ditunjukkan para pemainnya. Timnya mampu bangkit dari ketertinggalan dua kali selama pertandingan. Gol penyama kedudukan pertama dicetak oleh Juan Villa, menyusul gol pembuka dari Gustavo Almeida untuk Persija. Sementara itu, gol kedua Borneo FC yang membuat skor kembali imbang 2-2 diciptakan oleh Ikhsan Zikrak, setelah tim tuan rumah sempat berbalik unggul melalui tendangan Fabio Calonego.
“Pertama kita harus syukur karena pemain tadi kasih maksimal di lapangan. Persija adalah salah satu pesaing langsung kita di papan atas. Di Samarinda kita menang, di sini kita seri, artinya kita dapat empat poin dari enam poin (melawan Persija),” ujar Lefundes seperti dikutip dari Antara.
Mental Juara dan Adaptasi Pemain
Rasa syukur Lefundes juga bertambah karena timnya mampu menutupi absennya dua pemain kunci, yaitu Christophe Nduwarugira yang terkena akumulasi kartu kuning dan Kaio Nunes yang cedera. Hal ini menunjukkan kedalaman skuad dan kemampuan tim untuk beradaptasi dengan situasi yang ada.
“Namun saya bersyukur karena kami memiliki pemain yang bisa bermain di lebih dari satu posisi. Secara individu, tim kami memberikan yang maksimal agar secara kolektif kita bisa meraih hasil. Secara fisik, tim ini sangat luar biasa malam ini. Dan itu banyak terjadi karena lini tengah kami,” jelas Lefundes. Pujian terhadap lini tengah menjadi sorotan penting atas performa fisik dan kolektivitas tim.
Posisi Klasemen dan Harapan Juara
Hasil imbang ini membawa Borneo FC tetap berada dalam jalur persaingan juara. Saat ini, Pesut Etam menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan 50 poin. Mereka hanya tertinggal satu poin dari Persija Jakarta yang berada di posisi kedua, dan empat poin dari Persib Bandung yang memimpin klasemen.
Mengenai peluang juara timnya, pelatih berusia 53 tahun asal Brasil itu memilih untuk tetap fokus pada setiap pertandingan. Kompetisi masih panjang dengan sisa 11 laga. Lefundes menekankan pentingnya fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
“Apa yang kami lakukan di Borneo adalah pekerjaan yang luar biasa. Banyak orang mungkin belum percaya dengan Borneo, tapi tidak apa-apa. Kami adalah tim yang kerja keras dan solid. Kami ingin sampai di akhir kompetisi dengan kondisi yang lebih baik,” ucap Lefundes. Ia menambahkan bahwa timnya harus fokus menghadapi Persebaya Surabaya pada laga terdekat di kandang, sebelum kemudian menatap pertandingan melawan Persib Bandung.
“Tapi sekarang kita akan hadapi Persebaya, kita harus fokus pertandingan demi pertandingan. Habis itu baru Bandung. Yang mau juara tetap harus akumulasi poin, itu yang kita lakukan dari awal kompetisi sampai sekarang,” tegas pelatih yang pernah menukangi Madura United dan Persita Tangerang ini. Fokus pada akumulasi poin menjadi strategi utama Borneo FC dalam mengarungi sisa kompetisi.
Ikuti Ihram.co.id
