— Bek tengah asal Brasil, Paulo Ricardo Ferreira, secara resmi telah diperkenalkan sebagai rekrutan anyar Persija Jakarta untuk putaran kedua Liga Super Indonesia 2025/2026.

Kepindahannya ke ibu kota Indonesia ini bukan tanpa alasan kuat, di mana sang pemain mengungkapkan bahwa tawaran dari Persija menjadi pilihan yang mudah baginya berkat status klub yang besar dan prospek tantangan baru yang menjanjikan.

Paulo Ricardo, yang kini berusia 31 tahun, menyatakan antusiasmenya untuk bergabung dengan skuat Macan Kemayoran.

Ia merasa keputusannya untuk merapat ke Persija didukung oleh lingkungan yang familiar, mengingat adanya pelatih dan beberapa pemain asal Brasil lainnya di tim tersebut. Hal ini diharapkan dapat mempermudah proses adaptasinya di Indonesia.

Tantangan Baru di Klub Besar

Dalam sebuah wawancara eksklusif yang dipublikasikan di situs resmi klub, persija.id, Paulo Ricardo mengungkapkan bahwa Persija Jakarta menawarkan sebuah tantangan baru yang sangat ia nantikan.

“Saya pikir bermain di Persija adalah tantangan baru. Negara yang berbeda, budaya yang berbeda, mungkin juga sepak bola yang berbeda, tetapi sedang berkembang pesat,” ujar Paulo Ricardo.

Ia menambahkan bahwa tantangan baru selalu menjadi hal yang baik untuk menguji kemampuannya sebagai pesepak bola profesional.

Lebih lanjut, Paulo Ricardo mengakui bahwa status Persija sebagai salah satu klub terbesar di Indonesia menjadi faktor penarik utama.

“Ketika saya mendapat tawaran dari Persija, saya tahu itu akan menjadi pilihan yang mudah karena saya tahu Persija adalah klub besar,” ungkapnya.

Keputusan ini juga mendapat dukungan penuh dari keluarganya, yang turut merasa senang dengan kepindahan tersebut.

Ambisi Juara Menjadi Tujuan Utama

Selain faktor tantangan dan prestise klub, Paulo Ricardo juga memiliki target pribadi yang jelas bersama Persija. Ia menegaskan bahwa tujuan utamanya adalah meraih gelar juara bersama tim ibu kota.

“Menjadi juara. Itu sederhana. Menjadi juara. Berusaha melakukan segalanya, memberikan segalanya di lapangan, dan menjadi juara,” tegasnya.

Hal ini sejalan dengan instruksi dari Direktur Persija, Mohamad Prapanca, yang berharap kehadiran Paulo dapat memberikan dimensi baru di lini belakang dan membantu tim meraih trofi di akhir musim.

Pengalaman Paulo Ricardo yang luas, termasuk kiprahnya di kompetisi Eropa seperti Liga Europa dan Liga Konferensi Europa, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pertahanan Persija.

Sebelumnya, ia pernah memperkuat klub-klub seperti Santos FC, FC Sion, Kuopion Palloseura (KuPS), Al-Hazem, dan Al Orooba.

Kepindahannya ke Persija ini merupakan bagian dari upaya klub untuk memperkuat skuad menjelang putaran kedua Liga Super Indonesia 2025/2026, menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Thales Lira. Pemain berusia 31 tahun ini resmi diperkenalkan pada Kamis, 22 Januari 2026.

Adaptasi dan Kekuatan Diri

Paulo Ricardo merasa yakin proses adaptasinya di Indonesia tidak akan menemui banyak kendala.

Ia menyebutkan bahwa Jakarta memiliki kemiripan dengan kota-kota di Brasil, terutama dalam hal iklim tropis.

“Kesan pertama saya sangat baik. Maksud saya, Jakarta cukup mirip dengan banyak kota di Brasil. Sama-sama daerah tropis. Jadi, kesan pertama saya benar-benar bagus,” jelasnya.

Mengenai kekuatan terbesarnya di lapangan, Paulo Ricardo menyoroti kemampuannya dalam membaca situasi. “Saya selalu mencoba membaca situasi dan melakukan tekel atau intervensi pada saat yang tepat.

Membaca pergerakan striker atau bola, membaca situasi, saya rasa itu adalah kekuatan terbesar saya,” kata Paulo. Kemampuan ini diharapkan dapat memberikan ketenangan dan kepemimpinan di lini pertahanan Persija.