Persipura Jayapura kembali menunjukkan keseriusannya di bursa transfer Pegadaian Championship (Liga 2) 2025/2026. Tak lama setelah melepas penyerang andalannya, Matheus Silva, manajemen Mutiara Hitam langsung bergerak cepat dengan merekrut pemain anyar asal Venezuela, Williams Lugo, yang memiliki nilai pasar mencapai Rp5,21 miliar.

Langkah ini menegaskan ambisi Persipura untuk tetap kompetitif dan bersaing dalam perburuan tiket promosi ke Liga 1, meski harus kehilangan salah satu tulang punggung di lini depan.

Matheus Silva Resmi Dilepas

Persipura Jayapura secara resmi mengumumkan perpisahan dengan Matheus Silva melalui akun Instagram resmi klub pada Sabtu (31/1/2026). Penyerang asal Brasil itu dilepas setelah memberikan kontribusi signifikan sepanjang kompetisi Liga 2 musim ini.

Salam Perpisahan Persipura Dengan Matheus Silva
Unggahan Perpisahan Persipura dengan Matheus Silva. Foto: Instagram / PersipuraPapua1963

“Terima kasih atas semua kontribusimu, Matheus Silva @_math9us. Kasih dan cinta mengalir dari masyarakat Papua untukmu dan keluargamu. Sepuluh gol dari 18 laga jadi kenangan yang luar biasa. Tuhan berkati perjalanan kariermu berikutnya,” tulis akun resmi @persipurapapua1963.

Matheus Silva menjadi salah satu mesin gol Persipura dengan catatan 10 gol dari 18 pertandingan. Kepergiannya pun memunculkan spekulasi terkait kelanjutan kariernya. Ia dikabarkan melanjutkan kiprah ke Liga Utama Irak bersama Al-Zawraa, klub yang baru memastikan lolos ke babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026 sebagai runner-up Grup D, di bawah Al-Nassr.

Williams Lugo Datang, Nilai Pasar Fantastis

Tak membutuhkan waktu lama, Persipura langsung mengumumkan rekrutan anyar sebagai pengganti. Pada Minggu (1/2/2026), Williams Lugo diperkenalkan secara resmi sebagai pemain baru Persipura Jayapura.

“Persipura Jayapura dengan bangga mengumumkan perekrutan gelandang serang asal Venezuela, Williams Lugo, jelang bergulirnya putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026,” tulis manajemen klub.

Williams Lugo merupakan pemain yang sudah tidak asing dengan sepak bola Indonesia. Ia pernah memperkuat PSBS Biak dan Persik Kediri di Liga 1. Pemain berusia 29 tahun itu dikenal fleksibel karena mampu bermain sebagai gelandang serang maupun penyerang tengah.

Kehadiran Lugo langsung mencuri perhatian karena nilai pasarnya mencapai Rp5,21 miliar, menjadikannya pemain termahal kedua di Liga 2 musim ini. Ia hanya berada di bawah Christian Frydek, gelandang serang anyar Garudayaksa FC, yang menempati posisi teratas dengan banderol Rp8,69 miliar.

Rekam Jejak Lugo di Liga Indonesia

Williams Lugo sempat tampil impresif saat membela PSBS Biak. Dalam satu musim, ia mencatatkan enam gol dan empat assist dari 30 pertandingan di Liga 1, sebuah catatan yang cukup menonjol bagi pemain asing yang baru pertama kali berkiprah di Indonesia.

Namun, performanya sempat mengalami penurunan ketika bergabung dengan Persik Kediri. Bersama klub tersebut, Lugo hanya mencetak satu gol dan dua assist dari 13 pertandingan sebelum akhirnya dilepas pada paruh musim.

Kini, Persipura Jayapura berharap Williams Lugo mampu menemukan kembali performa terbaiknya dan menjadi motor serangan tim pada putaran lanjutan Liga 2. Dengan pengalaman internasional dan pemahaman terhadap karakter sepak bola Indonesia, Lugo diproyeksikan menjadi bagian penting dalam upaya Mutiara Hitam kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional.

Langkah cepat Persipura di bursa transfer ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa klub asal Papua tersebut tidak ingin kehilangan momentum dalam persaingan ketat Liga 2 musim 2025/2026.