Media sosial Instagram dan TikTok tengah diramaikan dengan tren unggahan gambar unik bertajuk “Caricature of Me and My Job”. Gambar tersebut merupakan hasil olahan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dari ChatGPT yang menampilkan karikatur diri pengguna beserta visualisasi pekerjaan yang sedang mereka jalani.
Tren ini menjadi sorotan karena ChatGPT mencoba memprediksi profesi seseorang berdasarkan riwayat percakapan yang tersimpan dalam sistem.
“ChatGPT mungkin bisa salah dan benar dalam membuat gambaran pekerjaan pengguna,” tulis informasi tersebut, mengutip dari kompas.com. Unsur ketidakpastian dalam hasil visual inilah yang dinilai membuat tantangan ini semakin diminati untuk dicoba secara luas.
Cara Membuat Gambar Caricature of Me and My Job
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti tren viral ini, proses pembuatan karikatur dapat dilakukan melalui aplikasi ChatGPT di ponsel maupun melalui situs web resmi. Langkah-langkahnya disusun secara praktis agar mudah diikuti oleh pengguna awam sekalipun.
Berdasarkan panduan yang dipublikasikan, berikut adalah tahapan pembuatannya:
- Akses layanan ChatGPT melalui aplikasi atau tautan resmi di peramban.
- Pilih ikon unggah foto pada kolom pengetikan pesan, lalu masukkan foto diri yang ingin diolah.
- Setelah foto terunggah, masukkan teks perintah atau prompt: “Create a caricature of me and my job based on everything you know about me.”
- Kirim perintah tersebut dan tunggu beberapa saat hingga AI selesai memproses gambar karikatur.
Setelah gambar muncul, pengguna dapat langsung menyimpan dan membagikannya ke berbagai platform media sosial untuk ikut serta dalam tren yang sedang berlangsung.
Akurasi dan Batasan Hasil AI
Meskipun menyajikan visual yang menarik, perlu diingat bahwa hasil gambar yang diberikan oleh AI tidak memiliki jaminan akurasi mutlak. Sistem bekerja dengan menganalisis data percakapan sebelumnya untuk menyimpulkan identitas dan profesi pengguna, yang terkadang bisa berujung pada hasil yang kurang tepat.
“ChatGPT tidak sepenuhnya akurat dan benar,” jelas keterangan tersebut, melansir dari kompas.com. Oleh sebab itu, gambar yang dihasilkan dari fitur ini sebaiknya hanya digunakan untuk tujuan hiburan semata di ruang digital.
Ikuti Ihram.co.id
