Aktris Cindy Nirmala yang kerap menghiasi layar lebar dengan karakter-karakter ekstrem seperti anak punk hingga sosok hantu, kini mulai merindukan suasana baru. Dalam wawancara terbaru, ia secara jujur mengungkapkan keinginan terpendamnya untuk menjajal genre drama romantis yang lebih manis.
Keinginan Menjajal Genre Romcom
Aktris lulusan Teater Pandora ini mengaku selama ini seolah berlangganan peran yang berat secara mental.
Meski menikmati tantangan tersebut, Cindy tak menampik adanya keinginan untuk memerankan karakter perempuan muda yang sedang jatuh cinta.
“Aku tuh belum pernah dapat peran perempuan yang drama romantis gitu lho. Pengin banget dapat peran perempuan muda, romcom-lah mungkin ya,” ujar Cindy dengan antusias. Ia merasa sisi femininnya jarang tersentuh di depan kamera selama ini.
Ia menambahkan bahwa sebelumnya pernah bermain di genre komedi situasi, namun perannya tetap jauh dari kesan manis. Saat itu, ia memerankan sosok janda muda yang karakternya kurang menonjolkan sisi feminin atau rasa malu seorang perempuan.
Proses Casting Last Minute di Film Sengkolo
Terkait proyek terbarunya, Sengkolo Petaka Satu Suro, Cindy membagikan fakta menarik mengenai keterlibatannya. Berbeda dengan aktor lain yang mengikuti audisi panjang, ia terpilih di saat-saat terakhir melalui jalur undangan langsung.
Ia dihubungi oleh istri dari sutradara Dani Saputra yang tengah mencari sosok tepat untuk memerankan karakter Ratih. “Jujur aku tuh kayak last minute gitu. Aku nggak casting sih jujur, cuma dihubungi sama Bu Hadrah,” kenangnya.
Tantangan Fisik Memerankan Karakter Ratih
Meski tidak menjadi hantu, memerankan Ratih ternyata jauh lebih menguras tenaga bagi Cindy. Karakter ini menuntutnya memainkan dua fase usia, yakni versi remaja yang temperamen dan versi dewasa yang lebih pendiam akibat trauma masa lalu.
| Tantangan Akting | Dampak Fisik & Mental |
|---|---|
| Pendalaman Karakter Berlapis | Sangat menguras energi (draining) |
| Kondisi Lokasi Syuting | Vertigo dan kaki membengkak |
Di lokasi syuting, Cindy harus berjuang melawan vertigo hingga kondisi kaki yang membengkak selama berhari-hari. Walaupun melelahkan, ia mengaku sangat menikmati proses pendalaman karakter yang memiliki banyak lapisan emosi tersebut.
Ikuti Ihram.co.id
