Kabar mengejutkan datang dari skena Mobile Legends Indonesia. Pelatih legendaris Doly Van Pelo Sihotang atau yang lebih dikenal dengan nama SaintDeLucaz resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Team Liquid ID (TLID) setelah lima tahun membangun tim tersebut. Keputusan ini menandai berakhirnya salah satu era paling sukses dalam sejarah organisasi berjuluk The Cavalry itu.

Pengumuman perpisahan ini disampaikan langsung oleh pihak Team Liquid ID melalui media sosial resmi mereka. Dalam pernyataan tersebut, TLID menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dedikasi, kesabaran, serta kontribusi besar SaintDeLucaz yang telah membentuk identitas dan mental juara tim selama bertahun-tahun.

Warisan Prestasi SaintDeLucaz Bersama TLID

Di bawah kepemimpinan SaintDeLucaz, Team Liquid ID berkembang menjadi salah satu tim Mobile Legends terkuat di Indonesia dan dunia. Prestasi terbesar mereka adalah meraih gelar juara MPL Indonesia untuk pertama kalinya, sebuah pencapaian bersejarah bagi organisasi tersebut.

Tak hanya itu, TLID juga sukses melaju hingga partai puncak M6 World Championship dan finis sebagai runner-up. Hasil tersebut menjadi bukti konsistensi performa tim di level internasional serta kecerdasan strategi yang diracik oleh SaintDeLucaz.

Perjalanan Karier dan Filosofi Kepelatihan

SaintDeLucaz bergabung dengan Team Liquid ID pada awal 2020 setelah sebelumnya berkarier sebagai pemain Dota 2. Peralihannya ke Mobile Legends menjadi titik balik besar, terlebih setelah ia menorehkan prestasi sebagai runner-up ajang Esports Star Indonesia.

Sebelum TLID, ia juga sempat melatih Aerowolf dan membawa tim tersebut menjadi kuda hitam yang mampu menumbangkan tim-tim besar. Selama melatih TLID, ia dikenal sebagai pelatih disiplin dengan pendekatan strategis yang matang dan fokus pada pengembangan mental pemain.

Dalam sebuah wawancara, ia pernah menggambarkan timnya layaknya hero scaling yang membutuhkan waktu untuk berkembang sebelum mencapai performa puncak. Filosofi ini tercermin dari gaya permainan TLID yang sering menunjukkan peningkatan signifikan di fase akhir turnamen.

Dampak Kepergian SaintDeLucaz bagi Team Liquid ID

Kepergian SaintDeLucaz tentu menjadi tantangan besar bagi manajemen TLID. Selama lima tahun, ia bukan hanya pelatih strategi, tetapi juga sosok sentral yang membangun visi tim, menyatukan pemain, serta menjaga mentalitas juara.

Kini, TLID harus mencari figur baru yang mampu melanjutkan warisan strategis dan kepemimpinan yang telah dibangun. Penggemar Cavalry berharap tim tetap kompetitif dan mempertahankan standar prestasi tinggi yang sudah tercipta.

Masa Depan SaintDeLucaz di Skena Mobile Legends

Status SaintDeLucaz sebagai pelatih bebas membuka peluang baru baginya untuk melanjutkan karier di tim lain, baik di Indonesia maupun di kancah internasional. Dengan pengalaman panjang dan rekam jejak prestasi gemilang, ia diprediksi menjadi salah satu pelatih paling diminati di dunia Mobile Legends.

Perjalanan lima tahun bersama Team Liquid ID telah meninggalkan jejak besar dalam sejarah organisasi tersebut. Kontribusi SaintDeLucaz akan selalu dikenang sebagai fondasi kesuksesan TLID di era modern Mobile Legends.