Ihram.co.id — Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menyatakan rasa puasnya atas kemenangan dramatis yang diraih timnya melawan Juventus dengan skor 3-2 dalam pertandingan pekan ke-25 Liga Italia 2025-2026 yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini tidak hanya penting untuk menjaga jarak di puncak klasemen, tetapi juga menjadi momen balas dendam bagi Nerazzurri setelah kalah pada pertemuan pertama kontra Bianconeri.
“Sudah dua tahun sejak terakhir kali kami memenangi laga yang sangat menentukan seperti ini, dan para pemain merasakan tekanan itu,” terang Chivu usai laga. “Tapi kami melakukan apa yang harus dilakukan dan meraih kemenangan. Kami mencoba menyakiti Juventus dan menampilkan performa penuh karakter.” Pernyataan Chivu ini merujuk pada rentetan hasil minor Inter melawan tim-tim besar dalam dua musim terakhir.
Dampak Positif Kemenangan Dramatis
Kemenangan krusial ini membawa Inter Milan menjauh dari kejaran AC Milan yang berada di peringkat kedua klasemen sementara Liga Italia, dengan selisih delapan poin. Inter kini mengumpulkan 61 poin dari 25 pertandingan, sementara Juventus tertahan di posisi keempat dengan 46 poin.
Chivu mengakui bahwa timnya tidak sepenuhnya bermain sesuai rencana dalam pertandingan tersebut. Ia menyoroti masalah stamina dan ketenangan pemain sebagai kendala utama dalam eksekusi strategi yang telah disiapkan.
“Saya berharap kemenangan hari ini menjadi titik balik. Tim tidak memiliki stamina dan ketenangan untuk mengeksekusi semua yang sudah kami persiapkan, tetapi saya tetap menerima kemenangan ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, pelatih asal Rumania tersebut menambahkan, “Terasa sekali tekanan karena sudah lama kami tidak mengalahkan tim besar. Kami seharusnya bisa mengelola pertandingan dengan lebih baik, tetapi karakter tim akhirnya muncul: kami ingin menang dan berhasil melakukannya lewat gol Zielinski.”
Jalannya Pertandingan Penuh Drama
Pertandingan Derby d’Italia ini berlangsung sengit sejak awal. Inter Milan unggul lebih dulu pada menit ke-17 melalui gol bunuh diri Andrea Cambiaso yang salah mengantisipasi umpan silang Luis Henrique. Namun, Cambiaso berhasil menebus kesalahannya dengan mencetak gol penyama kedudukan sembilan menit berselang, memanfaatkan umpan dari Weston McKennie.
Drama semakin memuncak ketika Juventus harus bermain dengan sepuluh orang setelah Pierre Kalulu menerima kartu merah pada menit ke-42 akibat akumulasi kartu kuning. Keputusan ini sempat menimbulkan kontroversi, namun Chivu berpendapat bahwa Kalulu seharusnya tidak menggunakan tangannya jika sudah mengantongi kartu kuning.
Memasuki babak kedua, Inter Milan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Gol kedua Inter dicetak oleh Pio Esposito melalui sundulan pada menit ke-76, memanfaatkan umpan dari Federico Dimarco. Akan tetapi, Juventus menunjukkan semangat juang tinggi dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-83 melalui tendangan Manuel Locatelli.
Puncak ketegangan terjadi di menit akhir pertandingan. Piotr Zielinski memastikan kemenangan dramatis bagi Inter Milan melalui tendangan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-90, yang merubah skor akhir menjadi 3-2. Gol kemenangan ini disambut sorak sorai publik San Siro.
Catatan Penting Pertandingan
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Inter Milan di Serie A menjadi 13 pertandingan, dengan 12 kemenangan dan satu hasil imbang.
Andrea Cambiaso mencatatkan rekor unik dalam pertandingan ini, menjadi pemain pertama dalam sejarah Derby d’Italia yang mencetak gol bunuh diri sekaligus gol untuk timnya dalam satu laga.
Meskipun meraih kemenangan penting, Chivu tetap menyoroti aspek yang perlu diperbaiki dari performa timnya, terutama terkait stamina dan ketenangan dalam mengelola pertandingan. Ia berharap kemenangan ini menjadi titik balik bagi Inter Milan untuk menghadapi sisa musim dengan mental yang lebih kuat.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Juventus semakin tertinggal dalam perburuan gelar Serie A. Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, dilaporkan menolak memberikan komentar kepada media pasca pertandingan karena kekecewaan terhadap keputusan wasit terkait kartu merah Kalulu.
Ikuti Ihram.co.id
