— Kapten Tottenham Hotspur, Cristian Romero, dijatuhi sanksi larangan bermain sebanyak empat pertandingan menyusul tekel kerasnya terhadap gelandang Manchester United, Casemiro, dalam laga Liga Primer di Old Trafford. Keputusan ini diambil setelah peninjauan VAR mengonfirmasi bahwa tekel tersebut dilakukan dengan kekuatan berlebihan dan membahayakan lawan.

Insiden yang berujung pada kartu merah langsung bagi Romero terjadi pada menit ke-29 pertandingan. Bek asal Argentina itu terlihat melakukan tekel berbahaya yang mengenai pergelangan kaki Casemiro. Wasit Michael Oliver tidak ragu untuk mengeluarkan kartu merah setelah melihat langsung kejadian tersebut dan setelah melakukan konfirmasi dengan tim VAR.

Casemiro membutuhkan perawatan medis di lapangan akibat tekel tersebut. Kejadian ini memengaruhi jalannya pertandingan, di mana Manchester United berhasil unggul tak lama setelah Tottenham bermain dengan sepuluh orang.

Sanksi Tambahan Akibat Kartu Merah Kedua Musim Ini

Sanksi empat pertandingan ini merupakan akumulasi dari dua hal. Pertama, tekel horor terhadap Casemiro yang dihukum larangan tiga pertandingan standar untuk pelanggaran serius. Kedua, Romero mendapatkan tambahan satu pertandingan larangan bermain karena ini adalah kartu merah kedua yang ia terima di musim 2025-2026.

Aturan Liga Primer menetapkan bahwa pemain yang menerima dua kartu merah dalam satu musim akan dikenai sanksi tambahan satu laga. Ini berarti Romero akan absen dalam pertandingan penting Tottenham melawan Newcastle United, Arsenal, Fulham, dan Crystal Palace.

Kartu merah sebelumnya didapatkan Romero saat Tottenham menghadapi Liverpool pada Desember 2025. Saat itu, ia menerima dua kartu kuning yang berujung pada pengusiran dari lapangan.

Reaksi Romero setelah menerima kartu merah tersebut juga sempat menuai kontroversi, di mana ia terlihat berargumen dengan wasit dan enggan segera meninggalkan lapangan, yang kemudian berujung pada denda tambahan dan hukuman larangan satu pertandingan dari FA.

Akibatnya, total sanksi yang diterima Romero di musim ini bisa mencapai sembilan pertandingan jika dihitung dengan sanksi akumulasi kartu kuning sebelumnya.

Rekor Buruk dan Komentar Sebelumnya

Dengan kartu merah tersebut, Romero juga menyamai rekor yang tidak diinginkan di Tottenham Hotspur, yaitu menjadi pemain dengan jumlah kartu merah terbanyak di era Liga Primer, bersama Younes Kaboul. Ini menjadi catatan negatif bagi pemain yang dianggap sebagai salah satu bek tengah terbaik di Liga Primer.

Sebelum insiden ini, Romero sempat membuat pernyataan kontroversial mengenai situasi skuad Tottenham yang dilanda badai cedera. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap manajemen klub karena minimnya pemain senior yang fit, menyebut situasi tersebut “memalukan” dan mempertanyakan aktivitas transfer klub di bursa pemain.

Pernyataan ini sempat memicu reaksi dari para penggemar Tottenham yang menyuarakan dukungan mereka terhadap Romero saat pertandingan melawan Manchester United.

Dampak pada Tottenham Hotspur

Absennya Cristian Romero akan menjadi pukulan telak bagi Tottenham Hotspur, terutama menjelang pertandingan krusial melawan rival sekota, Arsenal. Pelatih Thomas Frank harus mencari solusi untuk lini pertahanan timnya tanpa kehadiran salah satu pemain kuncinya.

Selain Romero, Tottenham juga tengah menghadapi krisis pemain akibat cedera panjang yang dialami beberapa pemain penting lainnya, seperti James Maddison, Mohammed Kudus, Rodrigo Bentancur, Richarlison, Ben Davies, dan Lucas Bergvall. Situasi ini tentu akan semakin menyulitkan upaya Tottenham untuk bersaing di papan atas klasemen Liga Primer.