— Persib Bandung kembali diperkuat salah satu gelandang seniornya, Dedi Kusnandar, pada paruh kedua BRI Super League 2025/2026. Kepulangan pemain yang akrab disapa Dado ini terjadi setelah masa peminjamannya bersama Bhayangkara FC resmi diakhiri lebih cepat dari rencana awal.

Kembalinya Dado ke Bandung menjadi sorotan, mengingat statusnya sebagai pemain berpengalaman yang memiliki peran penting di ruang ganti Maung Bandung. Keputusan ini juga dinilai strategis di tengah padatnya agenda Persib, baik di kompetisi domestik maupun level Asia.

Minim Menit Bermain Jadi Alasan Utama

Pada awal musim, Dedi Kusnandar memilih menjalani masa peminjaman ke Bhayangkara FC demi mendapatkan jam terbang lebih banyak. Keputusan tersebut diambil setelah sang pemain pulih dari cedera patah kaki serius yang sempat menghambat kariernya.

Namun, harapan itu tak sepenuhnya terwujud. Selama membela Bhayangkara FC yang dilatih Paul Munster, Dado hanya tampil dalam enam pertandingan sebagai pemain pengganti dengan total 163 menit bermain. Situasi tersebut membuat Bhayangkara FC tidak dapat memberikan jaminan menit bermain lebih banyak.

Manajemen The Guardian pun memutuskan untuk mengakhiri masa peminjaman lebih awal dan memulangkan Dado ke Persib Bandung. Keputusan itu disebut sebagai langkah profesional demi kepentingan semua pihak.

Pernyataan Resmi Persib Bandung

Persib Bandung mengonfirmasi kepulangan Dedi Kusnandar pada Jumat (30/1/2026) malam. Klub menegaskan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi bersama terkait peluang bermain sang pemain.

“Pada awal musim, Persib menyetujui peminjaman Dado hingga akhir kompetisi. Namun, di tengah perjalanan, Bhayangkara FC mengembalikan sang pemain ke klub asalnya dengan pertimbangan keterbatasan menit bermain,” tulis pernyataan resmi Persib.

Menurut manajemen, kepulangan Dado diharapkan dapat memberi ruang terbaik bagi perkembangan karier sang gelandang, terutama untuk menghadapi putaran kedua musim ini.

Sambutan Hangat di Maung Bandung

Sebagai pemain senior, Dedi Kusnandar memiliki tempat khusus di lingkungan Persib. Ia merupakan bagian penting dari kesuksesan Maung Bandung yang meraih gelar juara pada musim 2023/2024 dan 2024/2025, serta pernah menjadi andalan Timnas Indonesia.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyambut positif kembalinya Dado ke dalam skuad asuhan Bojan Hodak. Ia menilai kehadiran gelandang bernomor punggung 11 itu akan menambah kedalaman dan keseimbangan tim.

“Persib menyambut positif kembalinya Dado dari masa peminjaman di Bhayangkara FC. Pelatih tentu sudah memiliki rencana untuk memaksimalkan perannya di putaran kedua,” ujar Adhitia.

Persaingan Ketat di Lini Tengah Persib

Kepulangan Dedi Kusnandar akan menambah ketat persaingan di lini tengah Persib Bandung. Ia akan bersaing dengan nama-nama seperti Marc Klok, Thom Haye, Luciano Guaycochea, hingga Nazriel Alfaro yang kerap mengisi peran gelandang bertahan maupun box-to-box.

Persib sendiri tengah fokus mempertahankan posisi puncak klasemen BRI Super League 2025/2026. Selain itu, Maung Bandung juga bersiap menghadapi tantangan di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 pada Februari mendatang, di mana pengalaman Dado diyakini bisa menjadi aset berharga.