Ihram.co.id — Aktris Dian Sastrowardoyo memberikan dukungan bagi promosi ratusan ribu warung kelontong melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kampanye yang diinisiasi oleh Sprite ini melibatkan 330 ribu pemilik warung dalam pembuatan iklan digital.
Inovasi Iklan Digital Berbasis Suara AI
Melalui dukungan teknologi AI, para pemilik warung dapat menggunakan suara Dian Sastrowardoyo dalam materi video promosi mereka. Teknologi tersebut memungkinkan munculnya suara Dian yang secara spesifik menyebutkan nama toko milik pedagang kelontong.
“Halo, aku Dian Sastrowardoyo, aku ingin mengajak kamu datang ke Toko Cempaka. Warungnya lengkap, bikin Ramadan kita makin mantap,” ujar Dian mencontohkan hasil suara AI tersebut dalam peluncuran Dimudikin & Kidum Sprite di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).
Dian Sastrowardoyo menyatakan antusiasmenya mengikuti kolaborasi ini karena melihat peran vital warung kelontong dalam perekonomian. Menurutnya, keberadaan warung di sekitar lingkungan masyarakat menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Dukungan terhadap Eksistensi Pemilik Warung
Dian menilai warung kelontong berperan sebagai tulang punggung dan media distribusi kebahagiaan bagi masyarakat. Ia menyebut kampanye ini merupakan upaya merayakan sisi kemanusiaan bagi para pelaku usaha kecil.
“Campaign ini yang bikin aku senang banget, justru merayakan kemanusiaan juga. Program Sprite ini bikin teman-teman pemilik warung dimanusiakan dan ajang berkumpul juga,” ungkap pemeran Cinta dalam film Ada Apa dengan Cinta tersebut.
Dian juga menambahkan bahwa warung selama ini menjadi penyambung hidup banyak orang, terutama pada momen mudik. Terkait pengalaman pribadi, Dian menyebut Lebarannya di Jakarta diisi dengan berkumpul bersama keluarga di rumah kerabat.
Inisiatif Ramadan 2026 dan Kampanye Seger Bener
Dalam kesempatan tersebut, Sprite secara resmi memperkenalkan inisiatif Ramadan 2026 bertajuk Dimudikin dan Kidum Sprite. Program ini dirancang untuk menyatukan kembali para pemilik warung dengan keluarga mereka melalui kampanye ‘Seger Bener’.
Berdasarkan informasi yang diumumkan, program ini bertujuan mendefinisikan ulang makna mudik dengan meredam ketegangan fisik serta emosi selama musim mudik. Hal tersebut dilakukan untuk menciptakan momen yang menyegarkan bagi para mitra mereka.
Senior Frontline Brand Manager Coca Cola Indonesia, Andes Gumilang Hadisucipto, menyebut pemilik warung sebagai detak jantung distribusi ekonomi lokal. Menurutnya, program ini merupakan bentuk apresiasi kepada mitra yang telah melayani konsumen sepanjang tahun.
“Setahun penuh mereka sudah menyegarkan Indonesia. Di Ramadan ini, giliran kami yang menyegarkan mereka. Mau itu lewat program DIMUDIKIN atau mendatangkan keluarga mereka lewat KIDUM, tidak akan ada yang kehilangan momen Lebaran,” pungkas Andes.
Ikuti Ihram.co.id
