Ihram.co.id — Jagat sepak bola Inggris kembali diguncang rumor panas di awal tahun 2026. Bintang Chelsea, Cole Palmer, dilaporkan tengah mempertimbangkan opsi untuk meninggalkan London dan kembali ke kota kelahirannya, Manchester. Menariknya, bukan Manchester City yang menjadi destinasi utama, melainkan rival sekota mereka, Manchester United.
Rumor ini muncul bukan tanpa alasan. Berdasarkan laporan Sky Sports dan The Express per Januari 2026, pemain berusia 23 tahun tersebut dikabarkan mengalami homesick atau rindu kampung halaman dan ingin lebih dekat dengan keluarga serta kerabatnya di Inggris utara.
Hati yang Merah di Balik Seragam Biru
Meskipun Palmer merupakan lulusan akademi Manchester City dan kini menjadi ikon di Chelsea, rahasia umum mengenai klub masa kecilnya kini kembali menjadi perbincangan hangat. Dalam beberapa kesempatan, Palmer secara terbuka mengakui bahwa dirinya adalah pendukung setia Manchester United saat tumbuh dewasa.

Lahir di Wythenshawe, wilayah yang dikenal sebagai basis pendukung Setan Merah, Palmer tumbuh dengan mengidolakan legenda United.
“Saat saya tumbuh dewasa, saya adalah penggemar United! Saya sering menonton pertandingan mereka dan idola saya adalah Wayne Rooney,” ungkap Palmer dalam wawancara yang pernah ia berikan kepada TNT Sports.
Bahkan, tersiar kabar dari lingkungan internal akademi Manchester City bahwa saat pertama kali bergabung dengan The Citizens di usia delapan tahun, Palmer kecil sering kali mengenakan kaus United di balik seragam latihannya—sebuah bukti loyalitas yang tidak bisa disembunyikan.
Peluang Transfer: Misi Sulit Bagi Setan Merah
Meskipun faktor emosional sangat kuat, langkah Manchester United untuk meminang Palmer dipastikan tidak akan mudah. Ada beberapa tembok tebal yang harus dilewati oleh manajemen Sir Jim Ratcliffe:
- Kontrak Super Panjang: Palmer masih terikat kontrak di Stamford Bridge hingga 2033. Chelsea dipastikan tidak akan melepas aset berharganya dengan harga murah.
- Nilai Pasar Selangit: Dengan performanya yang tetap stabil meski sempat dibekap cedera pangkal paha pada akhir 2025, harga Palmer diprediksi menembus angka £100 juta (sekitar Rp2 triliun).
- Ketergantungan Chelsea: Musim ini (2025/2026), Palmer tetap menjadi tumpuan di bawah asuhan Enzo Maresca, meski jumlah penampilannya sempat terbatas akibat masalah kebugaran.
Harapan Baru di Old Trafford?
Bagi para pendukung Manchester United, kabar ini membawa angin segar. Di tengah upaya klub untuk membangun kembali kejayaannya, kehadiran pemain dengan “DNA United” seperti Palmer dianggap sebagai potongan puzzle yang sempurna.
“Dia memiliki kreativitas dan keberanian yang mengingatkan kita pada gaya bermain Eric Cantona atau Wayne Rooney. Fakta bahwa dia mencintai klub ini sejak kecil adalah nilai tambah yang luar biasa,” tulis salah satu kolomnis olahraga di Manchester.
Hingga saat ini, pihak Chelsea masih enggan memberikan komentar resmi terkait rumor kepulangan Palmer ke Manchester. Namun, dengan bursa transfer Januari 2026 yang masih menyisakan waktu, segala kemungkinan masih bisa terjadi di “Theater of Dreams”.
Ikuti Ihram.co.id
