Ihram.co.id — Penyerang muda Manchester United, Benjamin Sesko, semakin menunjukkan sinarnya di Old Trafford. Keberhasilan adaptasinya di klub raksasa Inggris ini tak lepas dari peran penting rekan setimnya, Diogo Dalot, yang disebutnya sebagai sosok krusial sejak awal kedatangannya.
Sesko, yang bergabung dengan Manchester United pada Agustus 2025 dengan mahar transfer senilai £66,4 juta (sekitar Rp1,52 triliun) ditambah bonus, mengakui bahwa ia memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.
Setelah memulai kariernya di Manchester dengan lambat, Sesko baru berhasil mencetak gol pertamanya pada Oktober 2025. Namun, performanya kini menanjak pesat, terbukti dengan lima gol yang telah ia lesakkan dalam enam penampilan terakhirnya.
Salah satu momen krusial adalah gol kemenangan yang ia cetak di menit akhir pertandingan melawan Fulham pada 1 Februari 2026, yang memastikan kemenangan dramatis 3-2 untuk United.
Tak lama berselang, pada 10 Februari 2026, Sesko kembali menjadi penyelamat tim dengan gol penyeimbang di masa injury time melawan West Ham United. Gol-gol krusial ini menegaskan kebangkitan performa Sesko di lini serang Manchester Merah.
Peran Penting Diogo Dalot
Di balik performa impresifnya, Sesko secara khusus memberikan apresiasi kepada Diogo Dalot. Pemain asal Slovenia ini mengungkapkan bahwa Dalot telah banyak membantunya sejak hari pertama ia tiba di Manchester.
“Diogo Dalot benar-benar membantu saya sejak awal,” ujar Sesko seperti dikutip dari bola.net. “Ia berusaha membantu saya dalam segala hal karena ini dunia yang berbeda. Saya sangat berterima kasih atas bantuannya. Kami terus berusaha setiap hari dan bekerja bersama sebisa mungkin.”
Dalot, yang telah menjadi bagian dari Manchester United sejak 2018, tampaknya telah menjadi mentor bagi Sesko dalam memahami dinamika baru di klub dan di Liga Primer Inggris. Bantuan ini krusial bagi Sesko, yang menggambarkan pengalamannya di Manchester sebagai “dunia baru” yang penuh dengan emosi namun menyenangkan.
Kebangkitan Manchester United di Bawah Michael Carrick
Performa apik Sesko juga terjadi di tengah kebangkitan Manchester United di bawah asuhan pelatih interim, Michael Carrick. Sejak mengambil alih kursi kepelatihan pada Januari 2026, Carrick berhasil membangkitkan kembali semangat juang tim. Ia belum merasakan kekalahan dalam beberapa pertandingan terakhirnya.
Carrick, yang pernah menjadi bagian dari era keemasan Manchester United sebagai pemain, kini menunjukkan kemampuannya dalam meracik strategi. Kemenangan-kemenangan penting atas rival seperti Manchester City dan Arsenal, serta hasil imbang dramatis melawan West Ham, menjadi bukti nyata kejeliannya dalam memimpin tim. Ia bahkan berhasil meraih penghargaan Manajer Terbaik Januari di Liga Inggris.
“Itu penyelesaian yang sulit. Jika posisi kaki saya sedikit berbeda, bola bisa saja mengarah ke tempat lain, jadi ini soal momen dan melakukan segalanya dengan tepat pada waktu yang tepat,” kata Sesko mengenai golnya. Ia juga menambahkan bahwa cara terbaik memperkenalkan diri kepada penggemar adalah melalui gol, dan dukungan suporter memberikan energi tambahan.
Rutinitas dan Dedikasi Sesko
Di luar lapangan, Sesko menunjukkan dedikasi tinggi untuk menjaga performanya. Ia memiliki rutinitas harian yang ketat, termasuk bangun pagi, meditasi, perawatan, dan latihan di gym. Pemain berusia 22 tahun ini juga menyempatkan diri untuk aktivitas lain seperti bermain basket dan membaca buku untuk menambah pengetahuan, sembari tetap menikmati waktu istirahatnya.
“Ini luar biasa, dunia baru bagi saya. Banyak emosi tentu saja, tetapi semuanya menyenangkan dan seru. Saya sangat menikmatinya,” ungkap Sesko. “Jika saya libur sehari, saya tetap bangun pukul 07.00 karena penting punya rutinitas.”
Perpaduan antara dukungan rekan setim seperti Diogo Dalot, kepemimpinan Michael Carrick, dan dedikasi pribadi Benjamin Sesko tampaknya menjadi kunci bagi Manchester United untuk terus meraih hasil positif di sisa musim ini.
Ikuti Ihram.co.id
