— Bek Persib Bandung, Dion Markx, sukses jalani debut resmi pada pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026. Ia tampil saat Maung Bandung menjamu Persita di Stadion GBLA, Minggu (22/2/2026) malam WIB. Masuk menggantikan Berguinho di menit ke-87, Markx turut membantu tim menang 1-0.

Usai laga, Markx mengakui debutnya terasa sangat sulit karena tingginya intensitas pertandingan. Terlebih, pemain yang aslinya berposisi sebagai bek tengah atau kiri ini harus beradaptasi kilat menempati posisi baru sebagai bek kanan arahan pelatih.

“Senang dengan kemenangan ini. Ini adalah hari yang sangat berat, juga sangat sulit untuk masuk karena intensitasnya sangat tinggi. Posisi baru, bek kanan, tapi akhirnya mampu jadi untuk saat ini saya akan terus bekerja,” ujar Markx seperti dikutip dari bola.com.

Kemenangan Penting Persib Bandung

Kemenangan atas Persita ini sangat krusial bagi Persib guna mempertahankan puncak klasemen. Gol tunggal dicetak Andrew Jung pada menit ke-50 lewat sundulan skema sepak pojok. Gol tersebut memecah kebuntuan tuan rumah setelah laga berjalan sangat ketat.

Persib tampil mendominasi sejak awal meski kesulitan menembus rapatnya pertahanan Persita. Ancaman dari Adam Alis belum berbuah hasil. Di sisi lain, barisan bek Persib yang dikawal Federico Barba dan Patricio Matricardi tampil solid menahan gempuran lawan.

Posisi Baru dan Adaptasi Dion Markx

Digaet Januari lalu, Markx adalah bek muda potensial eks NEC Nijmegen U-21 dan Timnas U-23. Meski berposisi asli bek tengah, Bojan Hodak mengujinya di pos bek kanan. Ia dituntut beradaptasi cepat di tengah intensitas tinggi dan mampu menunjukkan profesionalismenya.

Persaingan Ketat di Lini Belakang Persib

Kehadirannya menambah ketat persaingan lini belakang Persib. Diikat kontrak 2,5 tahun, Markx harus bersaing dengan nama besar seperti Matricardi, Barba, hingga Dewangga. Hodak merekrutnya untuk memproyeksikan Markx sebagai tulang punggung pertahanan di masa depan.

Bersama Maung Bandung, Markx mengenakan nomor punggung 44. Angka ini adalah gabungan nomor debutnya di klub lama (25) dan Timnas (19). Filosofi ini jadi pengingat baginya untuk terus tampil berani dan lapar pembuktian demi membantu Persib mencapai target musim ini.