— Nama Mauro Zijlstra ramai dikaitkan dengan Persija Jakarta di tengah bergulirnya bursa transfer putaran kedua Super League 2025-2026. Munculnya rumor ini membuat manajemen Persija angkat bicara.

Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, memberikan tanggapan mengenai kabar tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut terkait rumor yang beredar mengenai penyerang diaspora tersebut. “Coba nanti saya cek dahulu,” ujar Mohamad Prapanca, dilansir dari Kompas.com.

Klarifikasi Direksi Persija

Mohamad Prapanca menjelaskan bahwa kehati-hatian dalam memberikan pernyataan diperlukan agar tidak menimbulkan spekulasi yang berlebihan di kalangan suporter Persija. Ia juga menanyakan media Belanda mana yang memberitakan isu tersebut, serta kapan pemberitaan itu muncul.

Rumor kepindahan Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta pertama kali beredar dari media sosial X asal Belanda. Media Belanda, Voetbal Primeur, melaporkan bahwa Persija Jakarta menyiapkan kontrak berdurasi 2,5 tahun untuk pemain berusia 21 tahun tersebut.

Zijlstra dikabarkan akan meninggalkan FC Volendam dan melanjutkan karier di Indonesia bersama Macan Kemayoran. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Zijlstra hanya tinggal menjalani tes medis sebelum diumumkan secara resmi oleh Persija, meskipun ia masih terikat kontrak dengan FC Volendam hingga Juni 2027.

Prospek Mauro Zijlstra di Persija

Menurut laporan Voetbal Primeur, kepindahan Zijlstra ke Persija merupakan sebuah proyek olahraga yang menantang. Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut saat ini berada di peringkat ketiga klasemen sementara liga Indonesia dan memiliki peluang besar untuk meraih gelar juara musim ini. Pemain berdarah Bandung, Jawa Barat, itu memilih mengambil peluang baru di Indonesia, terlepas dari kontraknya yang masih berlaku.

Mauro Zijlstra sendiri bukanlah nama baru dalam sepak bola Indonesia. Ia pernah mencatatkan tiga penampilan internasional bersama tim nasional Indonesia di era kepelatihan Patrick Kluivert. Pengalaman ini diperkirakan akan membantunya beradaptasi di Super League jika kepindahannya ke Persija benar-benar terwujud.

Sebelumnya, Persija Jakarta juga dikabarkan telah meminjamkan dua pemainnya, Rio Fahmi dan Hansamu Yama Pranata, ke Arema FC hingga akhir musim Super League 2025-2026. Keputusan peminjaman tersebut diambil berdasarkan rekomendasi pelatih Arema FC, Marquinhos Santos, yang menilai timnya membutuhkan tambahan kualitas di posisi tertentu.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyatakan bahwa kedua pemain tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan berkat pengalaman mereka di tim nasional Indonesia.