— Bek Persib Bandung, Federico Barba, menyatakan bahwa timnya harus tetap fokus pada performa sendiri demi mempertahankan posisi puncak klasemen Super League 2025-2026. Pernyataan ini disampaikan Barba menyikapi persaingan ketat dari Borneo FC dan Persija Jakarta yang terus menunjukkan performa apik di pekan-pekan akhir kompetisi.

Persib Bandung saat ini memimpin klasemen dengan 54 poin dari 23 pertandingan, hanya unggul satu poin dari Borneo FC di posisi kedua yang telah memainkan 24 laga. Sementara itu, Persija Jakarta membayangi di posisi ketiga dengan 51 poin dari 24 pertandingan. Kemenangan besar Borneo FC 5-1 atas Persebaya Surabaya pada pekan ke-25 semakin memperketat persaingan di papan atas.

“Sejujurnya, setiap pertandingan itu penting, kami hanya perlu tetap fokus menatap ke depan,” kata Barba dalam konferensi pers menjelang laga melawan Persik Kediri, Minggu (8/3/2026). “Kami ingin mendapatkan tiga poin dan itu sama seperti Borneo dan Persija, mereka terus melakukan tugasnya dengan baik.”

Barba menekankan bahwa kunci untuk menjaga jarak poin dari para pesaing adalah dengan fokus pada kesiapan tim sendiri dan memenangkan setiap pertandingan yang ada.

“Kami sekarang ada di puncak dan kini hanya perlu fokus kepada diri sendiri, menatap setiap laga di depan. Karena jika kami bisa memenangkan laga demi laga, kami tidak perlu ragu dengan persaingan antar tim,” ujarnya.

Persib Hadapi Persik di Kandang

Pertandingan krusial melawan Persik Kediri akan digelar pada Senin (9/3/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pukul 20.30 WIB. Laga ini menjadi kesempatan bagi Persib untuk mengamankan tiga poin dan memperlebar jarak dari para pesaingnya.

Persib Bandung berstatus sebagai pemuncak klasemen dan memiliki rekor kandang yang impresif, belum pernah kalah atau imbang dalam 12 pertandingan di GBLA musim ini. Namun, tim berjuluk Maung Bandung ini baru saja ditahan imbang 2-2 oleh Persebaya Surabaya pada pekan sebelumnya, yang membuat mereka perlu menunjukkan respons positif.

Bek asal Italia ini menilai Persik Kediri sebagai tim yang patut diwaspadai. “Kami tahu mereka, mereka tim yang bagus ketika menguasai bola, saya yakin ini laga yang sulit seperti biasa ketika bermain, karena mereka ingin mendapatkan poin,” tutur Barba. Persik Kediri, yang saat ini berada di peringkat ke-12 klasemen dengan 29 poin, baru saja meraih kemenangan 2-1 atas PSBS Biak.

Kekuatan Lini Tengah Persik

Federico Barba secara khusus menyoroti kemampuan Persik Kediri dalam menguasai dan mengalirkan bola. Ia mengakui bahwa tim Macan Putih memiliki pola permainan yang rapi saat menguasai bola, sehingga Persib perlu menyiapkan strategi yang matang untuk mengendalikan jalannya pertandingan.

“Kami memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan pertandingan kali ini. Kami tahu apa yang mereka lakukan. Mereka adalah tim yang bagus dalam penguasaan bola,” ungkap Barba.

Persik Kediri diperkuat oleh beberapa pemain yang memiliki pengalaman di Persib, seperti Henhen Herdiana, Ezra Walian, Hamra Hehanussa, dan Rezaldi Hehanussa. Kehadiran pemain-pemain ini diperkirakan akan menambah motivasi mereka untuk memberikan penampilan terbaik melawan mantan timnya.

Persiapan Matang Persib

Barba menyatakan bahwa timnya memiliki waktu persiapan yang ideal untuk menghadapi Persik Kediri. Semua pemain dinyatakan pulih dari cedera, termasuk rekan duetnya di lini pertahanan, Julio Cesar. Hal ini memungkinkan tim untuk berlatih dengan kekuatan penuh dan memaksimalkan persiapan sebelum pertandingan. “Jadi semua pemain sudah pulih dan ini bagus karena bisa berlatih dengan 100 persen kekuatan,” kata Barba.

Pelatih Persib, Bojan Hodak, juga menegaskan kesiapan timnya dan berharap anak asuhnya dapat mencetak lebih banyak gol. Meskipun Persib memimpin klasemen, ketajaman lini depan mereka masih menjadi sorotan karena hanya mencetak 39 gol dari 23 pertandingan, kalah dari pesaing seperti Borneo FC dan Persija. Namun, Hodak optimis timnya akan berjuang maksimal di kandang sendiri.

Pertandingan antara Persib Bandung dan Persik Kediri akan disiarkan langsung oleh Indosiar dan Vidio pada Senin, 9 Maret 2026, pukul 20.30 WIB.