— Gelandang muda Barcelona, Fermin Lopez, telah resmi menandatangani perpanjangan kontraknya dengan klub hingga 30 Juni 2031. Dalam momen penting ini, Lopez tidak lupa mengungkapkan apresiasinya terhadap peran krusial pelatih Hansi Flick dalam perkembangan kariernya di tim utama Blaugrana.

Fermin Lopez, yang telah menjadi bagian integral dari skuad Barcelona di bawah asuhan Hansi Flick, menyatakan bahwa pelatih asal Jerman tersebut telah memberikan kontribusi besar baginya sejak tiba di klub.

“Hansi (Flick) telah banyak membantu saya sejak dia datang; saya telah berkembang pesat bersamanya. Saya berterima kasih atas kepercayaannya, tetapi saya juga berterima kasih kepada rekan-rekan setim saya yang selalu membantu saya,” ujar Lopez setelah penandatanganan kontrak barunya di Spotify Camp Nou pada Jumat (7/2/2026).

Peran Penting Hansi Flick dalam Perkembangan Lopez

Sejak Hansi Flick mengambil alih kemudi kepelatihan Barcelona, Fermin Lopez menjelma menjadi pemain kunci di lini tengah. Flick dikenal dengan gaya kepelatihannya yang menekankan intensitas tinggi, transisi cepat, dan permainan vertikal, yang tampaknya sangat cocok dengan gaya bermain Lopez.

Perannya dalam menekan lawan, melakukan lari tanpa bola ke kotak penalti, dan memberikan umpan terobosan yang presisi telah menjadi elemen penting dalam serangan balik Barcelona.

Perkembangan taktis dan kepercayaan yang diberikan oleh Flick memungkinkan Lopez untuk menunjukkan potensi penuhnya. Ia tidak hanya menjadi opsi lini tengah yang solid, tetapi juga mampu bermain di berbagai posisi menyerang, memberikan fleksibilitas bagi tim.

Kontribusinya yang signifikan, termasuk sepuluh gol dan sepuluh assist di musim 2025/2026, menegaskan statusnya sebagai pemain penting di bawah arahan Flick.

Perpanjangan Kontrak Jangka Panjang

Perpanjangan kontrak Fermin Lopez hingga 2031 ini menandakan komitmen jangka panjang Barcelona terhadap pemain jebolan akademi La Masia tersebut. Kesepakatan baru ini tidak hanya memperpanjang durasi kontraknya dari yang sebelumnya berakhir pada 2029, tetapi juga dilaporkan mencakup peningkatan gaji yang signifikan, serta klausul pelepasan sebesar 1 miliar Euro.

Langkah ini diambil untuk mengamankan aset berharga klub dari minat klub-klub besar Eropa, seperti Chelsea yang dikabarkan sempat mengajukan tawaran serius pada bursa transfer musim panas lalu.

Keputusan Lopez untuk bertahan di Barcelona juga didorong oleh keinginannya untuk terus berkembang dan membuat sejarah bersama klub yang dicintainya sejak kecil.

“Bagi seorang anak yang telah mencintai Barça sejak kecil, bisa bermain di tim utama adalah sebuah mimpi. Saya hidup untuk Barça. Saya berharap bisa membuat sejarah di FC Barcelona; akan menjadi mimpi jika saya bisa mengakhiri karier saya di sini,” ungkapnya.

Hubungan dengan Xavi Hernandez dan Ambisi Masa Depan

Selain Hansi Flick, Fermin Lopez juga mengakui peran penting Xavi Hernandez, pelatih sebelumnya, yang memberinya kepercayaan dan kesempatan debut di tim utama. “Xavi memberi saya kepercayaan selama pramusim, dan saya mencetak gol melawan Real Madrid, yang penting karena dia percaya pada saya. Hansi juga memberi saya banyak kepercayaan,” jelas Lopez.

Ia melihat adanya perkembangan diri yang signifikan di bawah kedua pelatih tersebut, dengan Xavi membantunya menjadi pemain tim utama dan Flick membantunya menjadi pemain yang lebih matang.

Mengenai ambisinya ke depan, Lopez menyatakan keinginannya untuk memenangkan banyak gelar bersama Barcelona. Ia juga mengungkapkan impiannya untuk suatu hari nanti bisa menjadi kapten tim.

“Tentu saja, akan menjadi mimpi untuk menjadi kapten Barcelona, tetapi sudah ada kapten-kapten hebat. Jika itu terjadi, saya akan sangat senang, karena saya adalah ‘cule’ sejak kecil dan saya hidup untuk Barcelona,” katanya.

Dengan kontrak baru ini, Fermin Lopez menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar penting dalam proyek jangka panjang Barcelona. Perannya yang semakin vital di bawah Hansi Flick dan komitmennya hingga 2031 diharapkan akan membawa dampak positif bagi performa tim di masa mendatang, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.