Konten kreator dan penulis Ferry Irwandi mengumumkan pembukaan program bantuan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa S1 untuk semester ganjil tahun 2026. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @irwandiferry pada Jumat (6/3/2026), Ferry menyatakan akan menanggung biaya kuliah selama satu semester bagi mahasiswa yang memenuhi kriteria tertentu.

Inisiatif ini menarik perhatian publik karena menerapkan prosedur pendaftaran yang sangat sederhana dan berbeda dari program beasiswa pada umumnya. Ferry menegaskan bahwa calon penerima bantuan tidak diwajibkan melakukan interaksi media sosial seperti mengikuti akun (follow), menyukai unggahan (like), memberikan komentar, maupun membagikan konten sebagai syarat administrasi.

“Lampirkan bukti UKT dan IP, dah itu aja. Enggak perlu follow, like, comments, share, enggak usah,” tegas Ferry dalam keterangan tertulisnya.

Kriteria dan Syarat Pendaftaran

Meskipun proses pendaftaran dibuat ringkas, Ferry menetapkan standar kualifikasi khusus guna memastikan bantuan tepat sasaran. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan, kriteria penerima bantuan adalah sebagai berikut:

  • Mahasiswa aktif jenjang S1.
  • Terdaftar dalam kelompok UKT golongan 1, 2, atau 3.
  • Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 2,75.
  • Sedang tidak menerima beasiswa dari pihak lain.

Peminat diminta untuk segera mengirimkan dokumen pendukung berupa bukti pembayaran atau tagihan UKT serta transkrip nilai (IPK) terbaru. Seluruh dokumen tersebut dikirimkan melalui surat elektronik ke alamat email [email protected].

Sumber Dana dan Batas Waktu

Dana yang digunakan untuk membiayai program bantuan UKT ini bersumber dari keuntungan bersih penjualan buku karya Ferry Irwandi yang berjudul “Prinsipil Ekonomi”. Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui platform digital yang dikelolanya, yakni @malakaproject.id dan @malakabooksid.

Masa pendaftaran program ini tergolong singkat. Ferry memberikan tenggat waktu pengiriman dokumen hingga Sabtu, 7 Maret 2026. “Let’s go ditunggu sampai tanggal 7 Maret 2026,” tulisnya.

Program ini terbuka bagi mahasiswa yang mengikuti kanal informasinya di berbagai platform, mulai dari Instagram, Threads, TikTok, X (Twitter), hingga Facebook. Melalui aksi ini, Ferry berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban finansial mahasiswa di tengah tren kenaikan biaya pendidikan tinggi.

Fenomena Beasiswa Figur Publik

Langkah yang diambil Ferry Irwandi menambah daftar panjang figur publik Indonesia yang secara mandiri membuka program bantuan pendidikan bagi mahasiswa. Selain Ferry, beberapa nama seperti Maudy Ayunda, Sabrina Chairunnisa, Dian Sastrowardoyo, Shakira Amirah, hingga Cinta Laura juga tercatat memiliki inisiatif beasiswa serupa dengan fokus dan persyaratan yang beragam.

Inisiatif para konten kreator ini diharapkan dapat memberikan alternatif akses pendanaan bagi mahasiswa yang mengalami kendala biaya namun tetap memiliki motivasi akademik yang kuat.