Ihram.co.id — Timnas Indonesia dipastikan tampil tanpa salah satu pemain kunci pada ajang FIFA Series 2026. Absennya Asnawi Mangkualam menjadi pukulan tersendiri bagi skuad Garuda jelang turnamen internasional yang akan digelar di Tanah Air pada Maret mendatang.
Turnamen ini sekaligus menjadi debut resmi John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Namun, sebelum memimpin laga perdananya, Herdman harus dihadapkan pada tantangan besar menyusun skuad tanpa sejumlah pemain penting akibat cedera dan sanksi.
Asnawi Mangkualam Absen Akibat Cedera ACL
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dipastikan tidak dapat memanggil Asnawi Mangkualam untuk memperkuat tim di FIFA Series 2026. Bek kanan berusia 26 tahun itu mengalami cedera serius berupa robekan anterior cruciate ligament (ACL) saat menjalani sesi latihan bersama Port FC.
Cedera tersebut memaksa Asnawi menjalani operasi dan proses pemulihan jangka panjang. Tim medis memperkirakan masa rehabilitasi akan berlangsung sekitar empat hingga enam bulan, sehingga Asnawi harus mengakhiri musim 2025/2026 lebih cepat dari perkiraan.
Terakhir kali Asnawi memperkuat Timnas Indonesia terjadi pada ASEAN Cup 2024 di bawah asuhan Shin Tae-yong, sebelum akhirnya cedera menghentikan kiprahnya di level internasional.
Dua Pemain Timnas Lain Juga Dipastikan Absen
Selain Asnawi, Timnas Indonesia juga kehilangan dua pemain lainnya, yakni Shayne Pattynama dan Thom Haye. Keduanya tidak bisa tampil di FIFA Series 2026 akibat sanksi disiplin dari FIFA.
Sanksi tersebut berupa denda sebesar 5.000 Swiss Franc serta larangan bermain dalam empat pertandingan Timnas Indonesia. Hukuman ini dijatuhkan menyusul aksi protes keras yang mereka lakukan terhadap keputusan wasit dan ofisial pertandingan saat menghadapi Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober 2025 lalu.
Tantangan Awal John Herdman Bersama Timnas Indonesia
Absennya tiga pemain penting membuat John Herdman harus merancang strategi baru untuk menghadapi FIFA Series 2026. Turnamen ini akan mempertemukan Indonesia dengan Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts & Nevis.
Bagi Herdman, FIFA Series 2026 bukan sekadar ajang uji coba, tetapi juga kesempatan awal untuk membangun identitas permainan Timnas Indonesia. Meski menghadapi keterbatasan skuad, pelatih asal Kanada tersebut diharapkan mampu memaksimalkan potensi pemain yang tersedia demi hasil positif di laga perdana kepemimpinannya.
Ikuti Ihram.co.id
