— Galatasaray dilaporkan telah mengajukan tawaran menggiurkan senilai 30 juta Euro (sekitar Rp 500 miliar) untuk merekrut gelandang muda Barcelona, Marc Bernal, pada jendela transfer Januari lalu. Klub raksasa Turki itu juga menawarkan gaji tiga kali lipat dari yang diterima Bernal saat ini di Camp Nou.

Tawaran fantastis tersebut diajukan oleh Galatasaray menjelang akhir bursa transfer musim dingin, namun upaya mereka untuk memboyong talenta binaan La Masia ini belum membuahkan hasil. Barcelona dengan tegas menolak tawaran tersebut, menegaskan bahwa pemain berusia 18 tahun itu tidak akan dijual dalam kondisi apa pun. Keputusan ini menunjukkan betapa tingginya nilai dan potensi Marc Bernal di mata manajemen Barcelona.

Potensi Besar Marc Bernal

Marc Bernal merupakan salah satu prospek paling menjanjikan yang lahir dari akademi La Masia. Meskipun baru tampil dalam 21 pertandingan kompetitif untuk tim senior Barcelona, nilai pasar dan minat dari klub besar Eropa menunjukkan potensi luar biasa yang dimiliki sang pemain.

Tawaran Galatasaray, yang bahkan melibatkan Presiden mereka, Dursun Özbek, untuk melakukan negosiasi langsung, mengindikasikan keseriusan klub asal Turki tersebut untuk mendapatkan Bernal. Namun, Barcelona tidak bergeming dan bersikeras mempertahankan aset berharga mereka.

Keputusan Barcelona untuk menolak tawaran tersebut juga didukung oleh keyakinan klub terhadap masa depan Bernal. Laporan dari Diario SPORT menyebutkan bahwa Galatasaray terlambat dalam upaya mereka, karena Bernal sendiri sudah mulai mendapatkan tempat dan peran yang lebih signifikan di tim utama Barcelona.

Baru-baru ini, ia bahkan mencetak gol dalam kemenangan 3-0 Barcelona atas Mallorca, yang disambut gembira oleh rekan setimnya, Lamine Yamal.

Perpanjangan Kontrak dan Klausul Rilis Fantastis

Komitmen Barcelona terhadap Marc Bernal terlihat jelas dari perpanjangan kontrak yang telah ia tandatangani. Pada akhir September 2024, kontraknya diperpanjang hingga Juni 2026 dengan opsi tambahan tiga tahun, mengikatnya hingga 2029. Perpanjangan kontrak ini juga disertai dengan klausul pelepasan yang sangat tinggi, mencapai 500 juta Euro.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Barcelona untuk mengamankan masa depan talenta-talenta muda mereka, seiring dengan para pemain seperti Lamine Yamal, Pau Cubarsi, Gavi, Ronald Araujo, dan Pedri yang juga telah menandatangani kontrak jangka panjang.

Sebelumnya, pada Juli 2024, Bernal telah menandatangani kontrak profesional berdurasi tiga tahun (2024/27) dengan opsi perpanjangan. Gaji yang diterimanya pun mengalami peningkatan signifikan, dari 56.000 Euro per musim menjadi sekitar 320.000 Euro kotor per musim.

Tawaran gaji tiga kali lipat dari Galatasaray jelas melampaui angka tersebut, namun komitmen dan visi jangka panjang Barcelona untuk Bernal tampaknya lebih menarik baginya.

Fokus pada Pengembangan di Barcelona

Meskipun sempat mengalami cedera ligamen anterior cruciate (ACL) pada Agustus 2024 yang membuatnya absen selama 383 hari, Barcelona tetap menunjukkan kepercayaan penuh pada Bernal. Ia berhasil kembali bermain pada September 2025 dan bahkan memberikan assist dalam kemenangan 6-0 atas Valencia.

Keputusan untuk menolak tawaran Galatasaray dan bertahan di Barcelona menegaskan keinginan Bernal untuk mewujudkan mimpinya berkompetisi dan meraih kesuksesan di klub yang ia sebut sebagai “klub seumur hidupnya”.

Perkembangan Marc Bernal di Barcelona dipantau ketat, terutama setelah ia sempat menarik minat dari klub lain seperti Girona, Ajax, serta beberapa klub dari Italia, Jerman, dan Inggris. Namun, tekadnya untuk tetap bertahan dan berkembang di Camp Nou menjadi prioritas utama.

Dengan kontrak jangka panjang dan klausul rilis yang mengesankan, Barcelona telah memagari salah satu aset terpenting mereka dari potensi godaan klub lain di masa depan.