Gelandang muda Barcelona, Gavi, dilaporkan semakin dekat untuk kembali merumput setelah menjalani masa pemulihan yang panjang akibat cedera lutut. Berdasarkan laporan terbaru, Gavi menargetkan untuk kembali beraksi pada akhir Februari 2026.

Perkembangan positif ini menjadi kabar gembira bagi klub dan para penggemar yang telah menantikan kehadirannya kembali di lapangan tengah. Gavi mengalami cedera pada lutut kanannya saat sesi latihan pada Agustus 2025. Cedera tersebut mengharuskannya menjalani operasi arthroscopy untuk memperbaiki robekan pada meniskus medial.

Meskipun tidak mengalami cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) seperti pada cedera sebelumnya di November 2023, cedera kali ini tetap membutuhkan waktu pemulihan yang signifikan, diperkirakan antara empat hingga lima bulan.

Perkembangan pemulihannya kini menunjukkan hasil positif, di mana ia telah mulai berlatih di lapangan dan menunjukkan kemajuan yang baik.

Kemajuan Pemulihan Gavi

Proses rehabilitasi Gavi menunjukkan kemajuan yang pesat dalam beberapa pekan terakhir. Setelah fokus pada penguatan otot di gym dan sesi fisioterapi, pemain muda Spanyol ini telah memulai kembali latihan individu di lapangan.

Ia telah terlihat berlari dan melakukan gerakan-gerakan spesifik sepak bola, menandakan bahwa pemulihannya berjalan sesuai rencana. Langkah selanjutnya adalah reintegrasi ke dalam latihan bersama rekan-rekan setimnya.

Menurut laporan dari Diario AS, Gavi berpotensi kembali bermain pada akhir Februari 2026. Beberapa sumber menyebutkan tanggal spesifik seperti pertengahan Februari atau sebelum akhir bulan.

Namun, klub dan pelatih Hansi Flick menekankan pendekatan yang hati-hati. Mereka tidak akan terburu-buru untuk menurunkan Gavi sebelum ia benar-benar fit sepenuhnya, mengingat riwayat cedera yang sempat dialaminya.

Pendekatan Hati-hati Barcelona

Barcelona telah belajar dari pengalaman sebelumnya dan sangat berhati-hati dalam menangani pemulihan pemain muda mereka, terutama Gavi yang memiliki catatan kebugaran yang terkadang bermasalah.

Meskipun Gavi sendiri telah menyatakan optimismenya dan merasa sesuai dengan target waktu yang ditetapkan, manajemen klub akan terus memantau kondisinya secara harian. Keputusan untuk menurunkannya dalam pertandingan resmi akan sangat bergantung pada respons tubuhnya terhadap intensitas latihan bersama tim.

Kembalinya Gavi diharapkan dapat memberikan suntikan energi dan kualitas tambahan bagi lini tengah Barcelona. Tim asuhan Hansi Flick saat ini sedang berjuang dalam beberapa kompetisi, termasuk La Liga dan Liga Champions.

Kehadiran Gavi yang dikenal dengan intensitas dan semangat juangnya di lapangan sangat dinantikan untuk membantu tim menghadapi sisa musim yang krusial.

Meskipun demikian, Gavi menunjukkan ketahanan mental yang luar biasa. Ia mengaku belajar banyak tentang kesabaran selama masa pemulihan. “Yang paling menyakitkan adalah melihat rekan-rekan saya dan tidak bisa bermain,” ujarnya dalam sebuah wawancara.

Pemain berusia 21 tahun ini juga tetap menyimpan harapan untuk dapat kembali tampil maksimal demi kesempatan bermain di Piala Dunia 2026, meskipun ia menyadari prioritas utamanya adalah pulih sepenuhnya dan membantu Barcelona di sisa musim ini.