Ihram.co.id — Aston Villa asuhan Unai Emery berhasil memastikan tempat di babak 16 besar Liga Europa setelah menundukkan Fenerbahce 1-0 dalam laga penuh aksi di Sukru Saracoglu.
Gol perdana Jadon Sancho untuk Villa menjadi penentu kemenangan yang krusial pada pertandingan yang digelar Kamis, 22 Januari 2026, waktu setempat.
Kemenangan tipis tersebut juga menandai pertandingan ke-100 Unai Emery sebagai manajer dalam kompetisi antarklub Eropa tersebut, mempertegas peluangnya meraih trofi Liga Europa kelima.
Gol Perdana Jadon Sancho dan Tiket Babak 16 Besar
Jadon Sancho mencatatkan gol perdananya untuk Aston Villa melalui sundulan di babak pertama, menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut. Gol ini membawa Aston Villa melaju langsung ke babak 16 besar, menghindari dua pertandingan tambahan di babak play-off.
Meskipun Sancho berkesempatan menambah koleksi golnya, dan Matty Cash sempat membentur tiang, skor tidak berubah. Di sisi lain, kiper Marco Bizot juga melakukan beberapa penyelamatan gemilang, sementara kedua tim harus melihat perayaan gol mereka dipersingkat oleh intervensi VAR.
Fenerbahce sempat bersorak kegirangan ketika Kerem Akturkoglu mencetak gol pada menit ke-75. Namun, gol tersebut dianulir VAR karena posisi offside dalam proses serangan yang melibatkan mantan striker Villa, Jhon Duran, membuat Fenerbahce kini harus menghadapi babak play-off.
Aston Villa kini mengoleksi poin yang sama dengan Lyon di puncak klasemen grup. Hasil ini menjamin finis delapan besar bagi tim asuhan Unai Emery, sebelum melakoni pertandingan fase grup terakhir di kandang melawan RB Salzburg pekan depan.
Peran Unai Emery dalam Kebangkitan Sancho
Kemenangan keenam Villa dalam tujuh pertandingan Liga Europa musim ini merupakan cara Unai Emery menandai pertandingan ke-100-nya di kompetisi ini. Peluang Emery untuk meraih gelar kelima di Liga Europa, serta kembali ke Istanbul untuk final, tetap terbuka lebar.
Meskipun pertandingan bisa saja berakhir lebih mudah, beberapa sentuhan kurang sempurna dari Sancho di kedua babak membuatnya gagal menambah gol. VAR juga sempat menganulir gol bunuh diri Ismail Yuksek setelah Sancho terdeteksi offside.
Pelatih Aston Villa, Unai Emery, menyatakan kepuasannya terhadap performa tim. “Kami berkompetisi dengan fantastis dan kami beradaptasi dengan semua yang mereka tuntut dari kami. Di babak pertama kami bermain fantastis. Kami mengontrol dengan dan tanpa bola,” kata Emery kepada TNT Sports.
Latihan Khusus dan Dukungan Pelatih
Jadon Sancho secara spesifik menyebut latihan sundulan bersama Ezri Konsa sebagai salah satu faktor di balik gol perdananya. “Saya senang bisa mencetak gol pertama saya untuk Aston Villa. Saya menunjuk Ezri [Konsa] pada akhirnya karena dalam latihan kami telah berlatih beberapa sundulan,” ujar Sancho kepada TNT Sports.
Sancho juga mengungkapkan pentingnya dukungan Emery dalam upaya memulihkan performanya. “Manajer dan tim membantu saya mencapai yang terbaik. Saya tahu saya bisa melakukan lebih banyak. Saya sangat keras pada diri sendiri dalam aspek itu,” tambahnya.
“[Emery] terus mengatakan kepada saya untuk tetap positif. Senang memiliki manajer yang mendukung Anda dan jelas percaya pada Anda. Semoga saya bisa mencetak lebih banyak gol,” lanjut Sancho, menggarisbawahi kepercayaan yang diberikan sang pelatih.
Tantangan dan Harmoni Tim
Meskipun terjadi insiden perselisihan singkat antara Emery dan Youri Tielemans di menit-menit akhir pertandingan, yang dipicu saat Tielemans diganti, Emery segera meredakan ketegangan. “Dia anakku! Dia anakku!” kata Emery, menggambarkan hubungan akrabnya dengan sang gelandang.
Terlepas dari momen tersebut, Aston Villa menunjukkan respons positif setelah kekalahan di Liga Primer dari Everton. Kemenangan ini menandai langkah besar ke depan bagi tim di kancah Eropa.
Informasi pertandingan dan pernyataan para pelatih serta pemain ini disampaikan melalui laporan di Sky Sports.
Ikuti Ihram.co.id
