— Persija Jakarta mengumumkan perpisahan dengan salah satu pemain asingnya, Gustavo Franca. Keputusan ini diambil berdasarkan kesepakatan bersama untuk mengakhiri kontrak lebih awal di pertengahan musim BRI Super League 2025/26.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi kedua belah pihak untuk terus berkembang di masa depan. Selama berseragam Persija, Franca tidak banyak memberikan kontribusi signifikan. Pemain berusia 27 tahun itu tercatat tampil dalam 13 pertandingan, namun setengahnya dimulai dari bangku cadangan.

Franca mengumpulkan total 567 menit bermain di putaran pertama BRI Super League musim ini. Dari jumlah tersebut, ia hanya mampu mencetak satu gol dan satu assist untuk tim Macan Kemayoran.

Apresiasi dari Manajemen Persija

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme Gustavo Franca selama membela tim ibu kota. Ia mengakui bahwa komitmen sang pemain telah memberikan bantuan bagi tim.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Gustavo Franca atas kontribusi, sikap profesional, dan komitmennya selama membela Persija,” ujar Prapanca dalam rilis resmi.

“Setiap pemain yang datang ke Persija selalu membawa harapan, dan Franca telah berusaha menjawabnya dengan kerja keras. Keputusan ini diambil dengan saling menghormati dan demi kebaikan bersama. Kami berharap Franca semakin bersinar di klub barunya,” tambahnya.

Menuju Arema FC

Usai meninggalkan Persija, Gustavo Franca dikabarkan tidak akan meninggalkan BRI Super League. Ia disebut-sebut hanya tinggal menunggu waktu untuk segera bergabung dengan Arema FC.

Arema FC memang tengah membutuhkan sosok gelandang serang dengan tipikal seperti Franca, yang juga bisa bermain sebagai winger. Kebutuhan ini muncul setelah tim Singo Edan ditinggalkan oleh Paulinho Moccelin dan Ian Puleio.