— Barcelona dikabarkan siap memberikan kesempatan kepada talenta muda jebolan La Masia, Xavi Espart, untuk tampil sebagai starter dalam pertandingan lanjutan La Liga melawan Sevilla yang akan digelar pada Sabtu (15/3/2026).

Keputusan ini diambil oleh pelatih Hansi Flick sebagai bagian dari rotasi pemain menyusul padatnya jadwal dan fokus pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Newcastle United pekan depan.

Xavi Espart, yang baru berusia 18 tahun, telah menunjukkan performa menjanjikan dalam debutnya di tim utama Barcelona saat menghadapi Newcastle United di Liga Champions pada 10 Maret 2026.

Meskipun hanya bermain beberapa menit di akhir pertandingan, pemain serba bisa ini berhasil memberikan kesan positif dan menunjukkan ketenangan dalam situasi bertekanan tinggi. Penampilannya tersebut membuka pintu bagi potensi debutnya sebagai starter di bawah arahan Hansi Flick.

Flick Beri Kepercayaan pada Pemain Muda

Hansi Flick memang dikenal tidak ragu untuk memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda dari akademi Barcelona. Sejak kedatangannya pada musim panas 2024, sudah belasan pemain muda yang melakoni debut di tim utama.

Keputusan Flick untuk mempertimbangkan Xavi Espart sebagai starter melawan Sevilla menunjukkan kepercayaan penuhnya pada kemampuan sang pemain dan kedalaman skuad yang dimiliki Barcelona.

Situasi cedera yang dialami beberapa pemain kunci seperti Jules Koundé dan Eric Garcia, serta kebutuhan untuk mengelola menit bermain pemain seperti Ronald Araujo dan João Cancelo, semakin membuka jalan bagi Espart.

Fleksibilitasnya di lini pertahanan, yang dapat bermain sebagai bek kanan atau gelandang bertahan, menjadikannya aset berharga dalam rotasi skuad. Pemain berusia 18 tahun ini dikontrak hingga 2028, menunjukkan komitmen klub terhadap masa depannya.

Profil Xavi Espart

Xavi Espart Font, lahir pada 21 Mei 2007, telah menjadi bagian dari akademi La Masia sejak usia delapan tahun. Perjalanannya di akademi Barcelona ditandai dengan kesuksesan, termasuk menjadi pemain kunci dalam tim U19A yang meraih treble gelar pada musim lalu, memenangkan liga, Copa del Rey, dan UEFA Youth League.

Meskipun posisi naturalnya adalah gelandang bertahan atau gelandang tengah, Espart telah berkembang menjadi bek kanan yang energik dengan kemampuan menyerang yang baik. Ia bahkan mendapat pujian dari rekan setimnya dan perbandingan dengan legenda Jerman, Philipp Lahm, karena gaya bermainnya yang cerdas dan kemampuannya membaca permainan.

Pelatih Hansi Flick sendiri dilaporkan pernah membandingkan gaya bermain Espart dengan Lahm.

Pertimbangan Taktis dan Rotasi

Keputusan Hansi Flick untuk melakukan rotasi pemain melawan Sevilla tidak terlepas dari jadwal padat yang dihadapi Barcelona. Setelah pertandingan imbang 1-1 melawan Newcastle United di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Barcelona harus fokus pada leg kedua di kandang sendiri untuk memastikan langkah ke perempat final.

Pertandingan melawan Sevilla di La Liga menjadi kesempatan ideal untuk memberikan menit bermain kepada pemain yang jarang diturunkan atau yang baru pulih dari cedera, sambil menjaga kebugaran pemain inti.

Selain itu, Barcelona saat ini memimpin klasemen La Liga dengan keunggulan empat poin atas Real Madrid. Kemenangan atas Sevilla akan semakin memperkuat posisi mereka di puncak klasemen, namun Flick tampaknya lebih memprioritaskan pertandingan krusial di Liga Champions.

Dengan demikian, menurunkan Xavi Espart sebagai starter di posisi bek kanan, yang juga bisa diisi oleh pemain lain yang membutuhkan manajemen menit bermain, menjadi langkah taktis yang logis.

Analisis Pertandingan Barcelona vs Sevilla

Pertandingan antara Barcelona dan Sevilla diprediksi akan berlangsung menarik. Barcelona, yang memimpin klasemen La Liga, memiliki rekor kandang yang kuat musim ini. Mereka juga memiliki keunggulan head-to-head atas Sevilla dalam beberapa pertemuan terakhir. Namun, Sevilla dikenal sebagai tim yang mampu memberikan perlawanan sengit, terutama saat bermain tandang.

Secara statistik, Barcelona memiliki rata-rata gol yang mengesankan di kandang, sementara Sevilla memiliki catatan pertahanan yang perlu diwaspadai. Dengan potensi rotasi yang dilakukan Hansi Flick, Barcelona mungkin tidak akan menurunkan skuad terkuatnya, namun kedalaman skuad dan kehadiran talenta muda seperti Xavi Espart diharapkan dapat memberikan energi baru dan menjaga momentum tim.