— Gemini saidHansi Flick tetap mempertahankan Jules Kounde di skuad utama Barcelona meski performanya sedang menurun musim ini. Flick meyakini bek Prancis tersebut bisa bangkit dan sangat menghargai kemitraannya yang solid dengan Lamine Yamal di sisi kanan. Kepercayaan ini menjadi kunci bagi Kounde untuk menemukan kembali level permainan terbaiknya.

Menurut laporan dari Diario Sport, Staf pelatih Barcelona mengakui penurunan performa Kounde yang sering melakukan kesalahan defensif. Meski ada Joao Cancelo, Hansi Flick tetap memilih Kounde sebagai starter. Keputusan ini diambil karena Flick lebih mengutamakan kontribusi ofensif bek Prancis tersebut serta sinergi apiknya dalam mendukung pergerakan Lamine Yamal.

Performa Menurun, Kepercayaan Flick Tetap Ada

Musim ini, Kounde memang menunjukkan performa yang jauh dari kata memuaskan jika dibandingkan dengan musim sebelumnya, di mana ia menjadi salah satu pemain kunci Barcelona.

Kekurangan dalam soliditas pertahanan dan kerap kehilangan bola menjadi sorotan utama. Laporan dari MD bahkan menyebutkan adanya kekhawatiran di kalangan petinggi Barcelona mengenai penurunan performa Kounde dan Alejandro Balde, yang merupakan pasangan bek sayap utama.

Terlepas dari kritik dan performa yang kurang konsisten, Hansi Flick dilaporkan masih memiliki harapan besar terhadap Kounde. Flick diyakini percaya bahwa Kounde dapat memulihkan performa terbaiknya di sisa musim ini, terutama saat Barcelona memasuki periode krusial yang menentukan perolehan gelar.

Kemampuan Kounde, terutama dalam membantu serangan, dianggap masih sangat berguna bagi tim.

Kemitraan dengan Lamine Yamal Jadi Kunci

Salah satu alasan utama Hansi Flick mempertahankan Jules Kounde adalah hubungan kerja yang baik antara Kounde dan bintang muda Lamine Yamal. Kemitraan mereka di sisi kanan serangan Barcelona terbukti efektif dalam menciptakan peluang dan membongkar pertahanan lawan.

Flick tampaknya lebih memilih untuk memanfaatkan potensi menyerang Kounde dan sinerginya dengan Yamal, meskipun harus mengorbankan sedikit soliditas di lini pertahanan.

Selain itu, Flick juga dikenal dengan filosofi permainan yang mengandalkan lini pertahanan tinggi dan pressing intens. Dalam sistem ini, Kounde, yang memiliki kecepatan dan kemampuan transisi yang baik, dianggap cocok untuk menjalankan peran tersebut.

Meskipun terkadang rentan terhadap serangan balik cepat, Flick tampaknya yakin bahwa Kounde dapat beradaptasi dan memperbaiki aspek pertahanannya.