— Pelatih Barcelona, Hansi Flick, melayangkan pujian setinggi langit terhadap potensi besar yang dimiliki oleh gelandang muda Tommy Marques, menyusul debut resminya bersama tim utama Blaugrana. Flick menekankan bahwa pemberian kesempatan debut kepada pemain akademi adalah bagian integral dari filosofi klub dan merupakan langkah positif bagi pengembangan talenta di La Masia.

Dalam pernyataannya usai pertandingan melawan Mallorca pada Sabtu (7/2/2026), Flick secara khusus ditanyai mengenai keputusannya memberikan debut kepada Marques, yang merupakan salah satu dari sepuluh pemain akademi yang telah mendapat kesempatan bermain di tim utama di bawah kepelatihannya sejauh ini.

“Ini adalah jalan dan filosofi kami. Ini bagus untuk klub dan untuk La Masia. Kami menghargai kerja keras yang mereka lakukan di akademi muda,” ujar Flick, seperti dilansir dari Barca Universal.

Lebih lanjut, Flick mengungkapkan kekagumannya terhadap kemampuan Marques. “Tommy memiliki potensi besar; Anda sudah bisa melihatnya. Kami senang dia mendapatkan menit bermain pertamanya bersama Barça,” tambahnya.

Pelatih asal Jerman ini bahkan membandingkan Marques dengan gelandang andalan Barcelona, Frenkie de Jong, dengan nada bercanda. “Dia bisa jadi adik De Jong (tertawa). Ini juga mimpi baginya,” ucap Flick.

Potensi dan fleksibilitas Marques menjadi sorotan utama Flick. Sang pelatih menjelaskan bahwa Marques dapat dimainkan di berbagai posisi lini tengah, bahkan sebagai bek tengah kanan.

“Dia bisa bermain sebagai gelandang bertahan, gelandang tengah, bahkan sebagai bek tengah kanan. Dan itulah yang saya suka,” ungkap Flick, menekankan serbabisa sang pemain muda. Flick juga menambahkan bahwa Marques selalu menunjukkan ketenangan dan kemampuannya dalam membuat pemain lain menjadi lebih baik.

Filosofi Barcelona dan Peran La Masia

Debut Tommy Marques, bersamaan dengan gol pertama Marc Bernal untuk tim senior, semakin menegaskan komitmen Hansi Flick terhadap pengembangan pemain muda dari akademi La Masia. Flick secara konsisten menunjukkan kepercayaan pada talenta muda, yang sejalan dengan identitas dan sejarah panjang Barcelona dalam membina pemain dari sistem akademi mereka.

Flick memandang integrasi pemain muda ke dalam tim utama sebagai strategi yang menguntungkan bagi klub dalam jangka panjang. “Mengandalkan La Masia itu bagus untuk klub. Begitulah cara kami bekerja,” tegas Flick.

Ia menambahkan bahwa para pemain muda yang berasal dari akademi memiliki keinginan kuat untuk bermain bagi Barcelona, yang terwujud dalam semangat juang dan dedikasi mereka. “Bagi para pemain, bermain untuk Barça adalah sebuah mimpi. Itulah yang saya hargai dari mereka,” katanya.

Pemberian debut kepada sepuluh pemain akademi selama masa kepelatihannya menunjukkan konsistensi Flick dalam memberikan kesempatan. Hal ini menempatkannya dalam jalur yang sama dengan para pelatih legendaris Barcelona seperti Pep Guardiola, Luis Enrique, dan Xavi Hernandez, yang juga dikenal gemar memberi panggung bagi talenta muda La Masia.

Performa Barcelona Kontra Mallorca

Pujian terhadap Marques datang setelah Barcelona meraih kemenangan 3-0 atas Mallorca di Spotify Camp Nou dalam lanjutan La Liga pada Sabtu (7/2/2026). Meskipun Flick tidak sepenuhnya puas dengan performa tim di babak pertama, ia melihat peningkatan signifikan di paruh kedua. Gol-gol Barcelona dicetak oleh Robert Lewandowski, Lamine Yamal, dan Marc Bernal.

Marques sendiri masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-84, menggantikan Fermín López, menandai momen penting dalam karier profesionalnya. Debut ini menjadi puncak dari penantian panjang Marques yang telah berlatih bersama tim utama selama berbulan-bulan di bawah pengawasan ketat Flick.

Flick menekankan pentingnya setiap pemain dalam skuad seiring padatnya jadwal pertandingan yang dihadapi Barcelona. Ia percaya bahwa kedalaman skuad, termasuk kontribusi dari pemain muda, akan menjadi kunci keberhasilan tim di berbagai kompetisi.